Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peranan Iklim Komunikasi Organisasi Pada Organisasi dan Perusahaan dalam Kondisi Bonus Demografi Ahmad Abadi Saiful Hilal; Asep Suryana; Uud Wahyudin
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.15550

Abstract

AsbtrakSaat ini Indonesia sedang mengalami bonus demografi dimana jumlah penduduk dengan usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia nonproduktif. Hal tersebut tentunya perlu dimanfaatkan guna meningkatkan produktivitas serta kualitas di dunia organisasi/ kerja di Indonesia. Generasi milenial sebagai salah satu generasi yang saat ini cukup dominan, dianggap memiliki kecenderungan untuk cepat dalam berpindah pekerjaan sehingga bukan tidak mungkin mengganggu stabilitas perusahaan/ organisasi. Sehingga penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui peranan iklim komunikasi organisasi pada organisasi guna menghindari/ menyelesaikan permasalahan kecenderungan cepatnya pegawai dalam melakukan perpindahan pekerjaan terutama pada masa bonus demografi dimana supply & demand tenaga kerja tergolong banyak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kepustakaan dimana data yang diperoleh dari berbagai sumber literatur yang ada kemudian dianalisis guna menyelesaikan permasalahan penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa iklim komunikasi organisasi memiliki peranan yang cukup penting guna menjaga kenyamanan, mencegah keinginan pegawai untuk keluar dari pekerjaan, meningkatkan kinerja pegawai, serta memberikan motivasi kepada pegawai. Temuan tersebut didukung dengan penelitian-penelitian sebelumnya dimana menunjukkan bahwa iklim komunikasi organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan kepuasan kerja pegawai, serta memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap motivasi pegawai. AbstractIndonesia currently experiencing a demographical bonus where the number of productive age people is greater than non-productive age. Then, it needs to be utilized to increase the productivity and quality in the world of organization and workplace in Indonesia. However, millenials as one of the dominant generations is considered to have tendency to change jobs so quickly, this problem might disrupt the stability of companies/ organizations. This reasearch conducted to findout the role of organizational communication climate in organizations to resolve the problem of the tendency for employees to quickly move jobs, especially during this demographical bonus. This research was carried out using a descriptive qualitative approach and a literature study method where the data obtained from various existing literature sources then analyzed to solve the research problem. The result of the study shows that the organizational communication climate has an important role in maintaining comfort, preventing employees from leave, and improving employee performance, and providing motivations to employees. These findings are supported by previous studies which show that organizational communication climate has a positive and significant influence on employee performance and employee job satisfaction, also has a positive and insignificant impact on employee motivation.
Pengaruh Paparan Konten Instagram terhadap Minat Menonton Festival Musik melalui Sikap pada Merek dan Iklan Festival Pestapora Mohammad Imam Ghani Wibowo; Asep Suryana; Gema Nusantara
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1295

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana paparan konten Instagram memengaruhi minat menonton festival musik melalui pembentukan sikap terhadap merek dan iklan, sehingga dapat menjadi dasar strategi pemasaran digital yang lebih efektif bagi penyelenggara festival seperti Pestapora. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya peran Instagram sebagai media promosi festival musik di Indonesia yang mampu membentuk persepsi dan minat audiens secara signifikan. Namun, masih terdapat kesenjangan penelitian terkait bagaimana paparan konten Instagram memengaruhi minat menonton melalui proses kognitif, khususnya sikap pada merek dan sikap pada iklan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan konten Instagram terhadap minat menonton Festival Pestapora dengan menggunakan sikap pada merek dan sikap pada iklan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Populasi penelitian adalah seluruh pengikut akun Instagram @pestapora sebanyak 357.000 akun, dengan sampel sebanyak 736 responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin dan teknik probability sampling melalui simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form serta studi pustaka sebagai data sekunder. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas, isi pesan, dan daya tarik konten Instagram secara simultan berpengaruh signifikan terhadap sikap pada merek dan minat menonton. Daya tarik konten menjadi faktor paling dominan dalam membentuk sikap pada merek, sementara isi pesan memiliki pengaruh paling rendah terhadap minat menonton secara langsung. Selain itu, sikap pada merek terbukti memediasi pengaruh intensitas dan daya tarik terhadap minat menonton, sedangkan sikap pada iklan memediasi pengaruh isi pesan. Kesimpulannya, paparan konten Instagram tidak secara langsung memengaruhi minat menonton, melainkan melalui pembentukan sikap audiens terhadap merek dan iklan, dengan daya tarik visual sebagai faktor utama dalam mendorong minat menonton Festival Pestapora.
Pengaruh Gaya Hidup, Lingkungan Sosial, dan Kontrol Diri terhadap Penggunaan Spaylater melalui Intensi Syafira Nur Yulia; Asep Suryana; Putri Trulline
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1296

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada meningkatnya penggunaan fitur paylater di kalangan masyarakat, sehingga perlu dianalisis bagaimana pengaruh gaya hidup, lingkungan sosial, dan kontrol diri melalui intensi dalam mencegah perilaku konsumtif serta risiko keuangan yang tidak terkendali. Perkembangan layanan keuangan digital berbasis Buy Now Pay Later (BNPL) seperti SPayLater telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa yang cenderung adaptif terhadap teknologi dan memiliki kecenderungan konsumtif. Kemudahan akses, fleksibilitas pembayaran, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi faktor yang mendorong penggunaan layanan tersebut. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol juga berpotensi menimbulkan risiko perilaku konsumtif dan masalah keuangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup, lingkungan sosial, dan kontrol diri terhadap penggunaan SPayLater melalui intensi penggunaan dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 280 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Populasi penelitian adalah sebanyak 3.686 orang. Jumlah sampel 280 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4 untuk menguji hubungan antar variabel serta signifikansi hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup, lingkungan sosial, dan kontrol diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi penggunaan, serta terhadap penggunaan SPayLater. Selain itu, intensi penggunaan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan SPayLater, serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara variabel independen dan penggunaan SPayLater. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal secara bersama-sama memengaruhi perilaku penggunaan layanan BNPL melalui pembentukan intensi sebagai mediasi utama.
Pengaruh Sikap, Pengaruh Sosial, dan Persepsi Kemudahan terhadap Keputusan Berkunjung melalui Niat pada Followers Akun Instagram @OfficialfdxBeauty Syifa Aziyah Andriany Pranata; Asep Suryana; Frila Nurfadila
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1312

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami bagaimana sikap, pengaruh sosial, dan persepsi kemudahan membentuk niat serta keputusan berkunjung pengikut Instagram @OfficialfdxBeauty, sebagai dasar strategis dalam mengoptimalkan pemasaran digital dan meningkatkan efektivitas konversi audien menjadi pengunjung aktual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap berkunjung, pengaruh sosial, dan persepsi kemudahan berkunjung terhadap keputusan berkunjung melalui niat berkunjung pada Event Bandung X Beauty 2025 berdasarkan konten Instagram @officialfdxBeauty. penelitian menggunakan jenis kuantitatif eksplanatif dengan tujuan menjelaskan hubungan kausal antar variabel melalui data numerik. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disebarkan secara daring. Populasi penelitian adalah seluruh pengikut aktif akun Instagram @officialfdxBeauty sebanyak ±207.000 followers. Sampel penelitian berjumlah minimal 399 responden yang ditentukan menggunakan rumus Yamane. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner online via Google Form yang dibagikan melalui Direct Message (DM) Instagram. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel termasuk efek mediasi. Hasil menunjukkan seluruh variabel berpengaruh positif terhadap niat berkunjung, serta niat berkunjung berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung dan berperan sebagai mediator. Temuan ini menegaskan peran strategis Instagram dalam membentuk keputusan audiens melalui pendekatan Theory of Planned Behavior.