Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NILAI-NILAI NASIONALISME DALAM FILM “TANAH SURGA KATANYA” SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN PPKN KELAS IV TEMA 7 DI SD/MI Anita Nurkhalimah; Restu Yulia Hidayatul Umah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2023): Pengembangan Literasi Bahasa dan Matematika di Jenjang Pendidikan Dasar
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v3i1.1583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai nasionalisme yang terdapat dalam Film “Tanah Surga Katanya” yang direlevansikan dengan pembelajaran PPKn Kelas IV Tema 7 di SD/MI. Jenis dari penelitian ini ada;ah studi pustaka (library research) dengan metode analisis isi (content analysis). Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi yang berasal dari beberapa scene gambar dan percakapan dalam film “Tanah Surga Katanya”. Sumber data yang digunakan berupa sumber data primer yang berasal dari video film “Tanah Surga Katanya” dan sumber data sekunder yang berasal dari buku, artikel jurnal, skripsi dan literatur lainnya yang relevan dengan penelitian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, menghasilkan kesimpulan bahwasanya nilai-nilai nasionalisme dalam film “Tanah Surga Katanya” memiliki relevansi dengan pembelajaran PPKn Kelas IV Tema 7 di SD/MI, yaitu antara keduanya terdapat beberapa indikator nilai nasionalisme yang meliputi cinta tanah air, sikap bangga sebagai warga Negara Indonesia, sikap tenggang rasa, sikap rela berkorban, dan sikap menghargai jasa pahlawan.
Memodifikasi Prokrastinasi Akademik Mahasiswa dengan Mengoptimalkan Self-Regulated Learning Restu Yulia Hidayatul Umah
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2021): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v2i1.33

Abstract

Abstract: Independent learning is needed by students so that they can achieve achievement in their studies. However, many students know that students have carried out academic procrastination, behavior-procrastination, or complete academic tasks. Academic procrastination is caused by the lack of optimal student learning in independent learning. Therefore, research on optimizing self-regulated learning for reading student academic procrastination is very relevant to do. Research with this mixed-method has found that students have had the opportunity to learn to help things inside and outside themselves using self-regulated learning strategies by analyzing, managing, implementing, monitoring, regulating, and metacognition. The results of calculations using SPSS show a significant average difference between before the self-regulated learning treatment is carried out and after learning, which means that self-regulated learning refers to the student's academic procrastination being declared effective. Abstrak: Self-regulated learning sangat dibutuhkan mahasiswa agar mereka mampu mencapai pretasi dalam belajanya. Namun banyak mahasiswa secara sadar mahasiswa telah melakukan prokrastinasi akademik yakni suatu perilaku menunda-nunda mengerjakan ataupun menyelesaikan tugas-tugas akademik. Prokrastinasi akademik ini disebabkan karena kurang optimalnya mahasiswa dalam self-regulated learning. Oleh karena itu penelitian tentang optimalisasi self-regulated learning untuk memodifikasi prokrastinasi akademik mahasiswa sangat relevan untuk dilakukan. Penelitian dengan mixed methods ini telah menemukan bahwa mahasiswa telah mendapatkan kesempatan untuk belajar mengatur hal-hal dalam diri dan di luar dirinya yang menggunakan strategi self-regulated learning dengan cara menganalis, merencanakan, mengimplementasi, memonitoring, memodifikasi dan metakognisi. Hasil perhitungan menggunakan SPSS terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara sebelum dilakukan perlakuan self-regulated learning dan sesudah dilakukannya perlakuan self-regulated learning yang berarti pelaksanaan perlakuan self-regulated learning tersebut untuk memodifikasi prokrastinasi akademik mahasiswa dinyatakan efektif DOI: https://doi.org/10.33399/edukasia.v2i1.33
Antusiasme Belajar Siswa dengan Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video pada Mata Pelajaran IPA Kelas VI Eva Sa’idatul Fitriani; Restu Yulia Hidayatul Umah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i1.4384

Abstract

Antusiasme belajar penting untuk siswa, karena dapat mendorong motivasibelajar siswa. Antusiasme belajar yang timbul dari dalam diri siswa sendiriakan mendorong motivasi belajar yang lebih kuat dan berkelanjutan. MIN 3Ponorogo menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis video padapembelajaran IPA, karena dapat membantu meningkatkan minat dan perhatiansiswa, menumbuhkan pemikiran yang terstruktur, serta memberikanpengalaman yang membantu menumbuhkan keaktifan dan antusiasme belajarsiswa. Studi kualitatif deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan antusiasmebelajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasisvideo dalam pembelajaran IPA di kelas VI MIN 3 Ponorogo, (2)mendeskripsikan tantangan yang ditemui dalam menumbuhkan antusiasmebelajar siswa dengan menggunakan media interaktif berbasis video padapembelajaran IPA di kelas VI MIN 3 Ponorogo. Data penelitian dikumpulkandengan teknik wawancara semi terstruktur kepada wali kelas VI serta siswakelas VI, dimana pengambilan sampel merupakan purposif atau non probabilitysampling. Teknik observasi terstruktur ini dilakukan pada saat pembelajaranberlangsung dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasisvideo pada pembelajaran IPA. Teknik terkahir yaitu dokumentasi, digunakansebagai penguat dari teknik-teknik sebelumnya. Hasil penelitian inidiantaranya, (1) antusiasme belajar siswa kelas VI MIN 3 Ponorogo dalammengikuti pembelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaranberbasis video terlihat dari ketekunan, semangat dalam menanggapipertanyaan, kesadaran untuk bertanya, antusiasme dalam mengajukan gagasan,melakukan tes formatif, serta memiliki rasa percaya diri yang tinggi, (2)tantangan yang ditemui dalam menumbuhkan antusiasme belajar siswadiantaranya ialah tantangan dalam memilih konten yang menarik dan relevandengan pembelajaran, tantangan dalam menjaga keterlibatan siswa selamapembelajaran, serta tantangan untuk mengatasi permasalahan teknis.