Penelitian ini berjudul “Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolan Bantaran Sungai Citarum Sektor 7 Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung”. Peneliti mencoba mendeskripsikan bagaimana partisipasi masyarakat yang ada di dalam pengelolaan bantaran Sungai Citarum Sektor 7 dengan melihat 5 bentuk partisipasi, yaitu 1) partisipasi pemikiran, 2) partisipasi tenaga, 3) partisipasi keterampilan/keahlian, 4) partisipasi harta benda dan yang terakhir 5) partisipasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi non partisipan, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Adapun jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 11 orang yang terlibat langsung dalam pengelolaan bantaran Sungai Citarum Sektor 7. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk wilayah Bojongmalaka dan Andir masyarakat memberikan partisipasi secara sukarela dan sesuai kemampuannya melalui kelima bentuk partisipasi. Namun, di wilayah Rancamanyar masih kurangnya partisipasi yang diberikan oleh masyarakat, hal ini terjadi karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh tim satgas dan masih minimnya pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan Bantaran Sungai Citarum Sektor 7. Maka peneliti merekomendasikan untuk pemerintah bersama komunitas/organisasi lokal untuk melakukan evaluasi kegiatan yang telah dilakukan oleh satgas, kemudian mengadakan diskusi yang dilakukan secara rutin antara masyarakat dengan para stakeholder, dan membuat pelatihan khusus dengan tujuan untuk memaksimalkan keterampilan yang ada di masyarakat dalam pengelolaan bantaran Sungai Citarum sektor 7.