Lukmanul Hakin
UIN Walisongo Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Fungsi Manajemen dalam Kegiatan Ibadah (Studi: Masjid Taqwa Al-Muhajirin Gajahmungkur Kota Semarang) Lukmanul Hakin
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 5, No 1 (2023): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v5i1.6931

Abstract

Fungsi manajemen merupakan kegiatan dilaksankaan ketua organisasi/ketua takmir untuk mrencapai tujuan yang ingin dicapai agar dapat muncul daya tarik bagi umat islam untuk berkunjung, sekalipun pada awalnya hanya utuk melaksankan sholat. kunjungan umat islam ke masjid tentu akan membawa dampak positif bagi perkembangan peran masjid dari sekedar tempat beribadahmenjadi tempat pengembangan dakwah, berkomunikasi, bersilaturahmi, dan membina ukhwah islamiyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi fungsi manajemen dalam kegiatan ibadah di Masjid Taqwa Al-Muhajirin Kecamatan Gajahmungkur KotaSemarang. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, peneliti menggunakan sumber data primer yaitu hasil wawancara dan observasi serta data sekunder berupa jurnal, buku, dokumen. Masjid Taqwa Al-Muhajirin Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang melakukan pergantian struktur organisasi setiap lima tahun sekali. Rapat kerja yang dilakukan setiap satu tahun untuk memahas program kerja yang akan dilaksakanan pada Masjid mengunakan fungsi manajemen berupa Perencanaan, pengorganisasian, komando, koordinasi, dan pengelolaan, menurut Hanry FayolHasil penelitian pada Masjid Taqwa Al-Muhajirin sudah memenuhi lima fungsi manajemen planning, organizing,comanding, coordinating dan controlling akan tetapi masih ada program yang sudah direncanakan yaitu program kegiatan layanan pengurusan jenazah sudah direncanakan tetapi belum terlaksana hambatanya yaitu adanya aturan yang ditetapkan seperti tidak boleh menabur bunga, berdoa di makan dan pemakaman yang jauh dari warga setempat yaitu di makam gunung pati membuat masyarakat tidak mau menggunakan pelayanan pengurusan jenazah dari masjid.