Luthfi Ulfa Ni’amah
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prinsip Dakwah Moderat di Kalangan Nonmuslim: Studi Kasus Dakwah Gus Miftah Nadia Izzati Irma; Luthfi Ulfa Ni’amah
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 6 No. 1 (2023): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v6i1.1169

Abstract

Dakwah artinya mengajak seluruh manusia kebaikan dan pelakunya adalah Allah SWT , rusulullah dan nabiullah, serta orang orang yang memiliki keimanan dan selalu berbuat kebaikan. Dengan Dakwah Islam akan semakin berkembang dan memahami kandungan agama, tidak hanya untuk mengimplementasikannya, tetapi juga untuk memahami sunnah sunnah yang disebut hadits yang diajarkan oleh para nabi dan rasul. Ada sejumlah keterkaitan dakwah terbagi dalam banyak versi, seperti salah satunya, dakwah moderat. Dakwah moderat adalah dakwah yang terfokus pada nilai- nilai kemanusiaan, dalam rangka meneladani kemurnia n ilmu agama yang telah dikuasai dan dikomunikasikan kepadanya. Hal ini adalah cara untuk menenangkan jiwa dan mencapai mad' u yang diinginkan. Gus Miftah adalah seorang pendakwah yang dikenal dengan logatnya yang unik dan dicintai oleh seluruh manusia, termasuk non-Muslim. Dia berani menyampaikan konten Dakwah kepada orang-orang yang berbeda keyakinan, yang bisa dikatakan sebagai terobosan baru dalam misi dakwah non-Muslim.
Transformation of Islamic Islamic Preaching in the Digital Era: a Comparative Study of the Salaf Al-Basyariyah Islamic Boarding School in Madiun and the Modern Islamic Boarding School in Nurul Jadid in Probolinggo Luthfi Ulfa Ni’amah; Clara Sinta Pratiwi
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 7 No. 1 (2026): March
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/dawuh.v7i1.1945

Abstract

This study explores the transformation of Islamic boarding school da'wah in the digital era implemented by two types of Islamic boarding schools, namely Al-Basyariyah Islamic boarding school in Madiun as a representative of Salaf Islamic boarding schools and Nurul Jadid Islamic boarding school in Probolinggo as a representative of modern Islamic boarding schools. Al-Basyariyah Islamic boarding school, despite having limited facilities and a simple team, has still begun to adapt to social media as a medium for da'wah, especially in sharing daily activities. Likewise, Nurul Jadid Islamic boarding school utilizes complete equipment and a structured content management team, with a focus on informative posts about Islamic da'wah. The results of the study show that the transformation of Islamic boarding school da'wah in the digital era is carried out through digital activism through social media such as websites, Facebook, Instagram, TikTok, and YouTube. The impacts resulting from digital activism as a form of da'wah transformation in the digital era are expanding the reach of da'wah, creating a positive image of Islamic boarding schools because they can conduct da'wah that is relevant to current developments, and can shape students who have skills in the field of multimedia.