Muhammad Rafli Alrizqi
Magister Arsitektur, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keuntungan, Batasan, dan Tantangan Penggunaan Building Information Modeling dalam Proses Pembelajaran Muhammad Rafli Alrizqi; Ilham Fazri
Archvisual: Jurnal Arsitektur dan Perencanaan Vol 3 No 1 (2023): Archvisual
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55300/archvisual.v3i1.1712

Abstract

Studi ini melihat bagaimana menerapkan Building Information Modeling (BIM) di lingkungan kampus sebagai metode pembelajaran konstruksi. BIM adalah teknologi yang semakin populer dalam industri konstruksi yang membantu meningkatkan akurasi dan efisiensi proses perencanaan, desain, dan pengelolaan proyek. Namun, dapat ada beberapa masalah dan hambatan saat menerapkan BIM di kalangan mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus. Dalam penelitian ini, literatur dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dari mahasiswa di salah satu universitas di Yogyakarta. Data tersebut mencakup pengetahuan mahasiswa tentang BIM, pengalaman mereka menggunakannya, dan pendapat mereka tentang apa yang baik dan buruk dari BIM dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tahu tentang BIM. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa masalah yang menghalangi pemanfaatan BIM di kampus yaitu sumber daya dan infrastruktur, kurikulum yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan BIM, dan kendala dalam aksesibilitas perangkat lunak BIM. Selain itu, penelitian ini melihat kemungkinan pengembangan OpenBIM sebagai solusi untuk meningkatkan kolaborasi dan fleksibilitas dalam penggunaan BIM di lingkungan kampus. Dengan membangun ekosistem digital yang berkelanjutan, penerapan BIM di kampus dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri untuk dunia kerja yang semakin terdigitalisasi dan berorientasi teknologi.