Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Rancang Bangun Saklar Otomatis Alarm Saat Terjadi Gempa Bumi Berbasis Arduino Nano Rahman Saputra Simanjuntak; Mahrizal Masri; Yusmartato Yusmartato; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi yang semakin hari semakin maju menuntut manusia untuk terus mengembangkan potensi sumber daya manusia yang kreatif dan inofativ guna memenuhi kebutuhan pasar. Selain kebutuhan pangan dan sandang, manusia juga membutuhkan pengawasan dan perlindungan dari berbagai bentuk ancaman baik secara alami maupun buatan. Dalam hal ini manusia kerap was-was dalam menghadapi resiko yang tinggi dari bencana alam seperti meletusnya gunung berapi dan lain sebagainya. Peristiwa semacam ini sangat sulit untuk diprediksi terjadinya, terutama bagi orang-orang yang tinggal di daerah terpencil yang tidak dapt dijangkau oleh internet. Setelah memantau hal demikian, terfikir suatu ide yang dapat meminimalisir terjadinya korban bencana alam, yaitu dengan membuat suatu alat yang dapat memberikan peringatan saat ada tanda-tanda akan terjadinya gempa. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan sebuah sensor yang dapat mendeteksi adanya getaran yang kemudian data yang dikirimkan oleh sensor ke arduino terdeteksi, kemudian arduino akan memerintakan buzzer alarm dan LED sebagai peringatan. Padafungsinya alat ini dirancang dengan bentuk yang kecil dan ringan untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkaunya. Alat ini dilengkapi dengan mikrokontroller dengan tipe arduino nano yang dapat menyimpan program dan membaca data yan gdikirimkan dari sensor dan kemudian akan memprosesnya. Suara buzzer yang kuat dan warna LED yang terang memudahkansetiaporang untuk mengetahui adanya gempa bumi.
Analisis Pencahayaan Kandang Ayam Modern Japfa Comfeed Indonesia Di Pulau Bintan Fahrul Halim Pulungan; Raja Harahap; Jamilah Husna; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 3 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i3.13135

Abstract

Perkembangan teknologi dalam sektor peternakan modern telah mendorong implementasi sistem otomatisasi yang bergantung pada ketersediaan dan keandalan sumber daya listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kelistrikan pada kandang ayam modern milik PT Japfa Comfeed Indonesia yang berlokasi di Pulau Bintan. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengevaluasi efisiensi penggunaan energi listrik, kesesuaian instalasi terhadap standar keselamatan, serta identifikasi potensi risiko dan solusi teknis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan performa sistem kelistrikan. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak teknis perusahaan, serta analisis data teknis seperti kapasitas beban, konsumsi energi harian, skema distribusi daya, dan sistem proteksi listrik. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap sistem backup listrik, termasuk penggunaan genset dan potensi integrasi energi terbarukan seperti panel surya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kelistrikan yang digunakan sudah memenuhi sebagian besar standar kelistrikan industri, namun masih ditemukan beberapa kekurangan, seperti ketidakseimbangan beban antar fasa, keterbatasan kapasitas cadangan daya, serta kebutuhan pemeliharaan preventif yang lebih terstruktur. Berdasarkan temuan tersebut, penulis memberikan beberapa rekomendasi teknis seperti perbaikan sistem distribusi, penambahan sistem monitoring energi, serta penerapan manajemen beban untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Generasi Sel Fotovoltaik Dan Arah Penelitian Saat Iniber Basis Bahan Dasar Silicon Tinjauan Jamilah Husna; Armansyah Armansyah; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 3 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i3.8805

Abstract

Tujuan dari makalah ini adalah untuk membahas perkembangan generasi sel fotovoltaik dan arah penelitian saat ini yang berfokus pada pengembangan dan teknologi manufakturnya.Pendahuluan menjelaskan pentingnya fotovoltaik dalam konteks perlindungan lingkungan, serta penghapusan sumber fosil.Hal ini kemudian berfokus pada menghadirkan generasi sel fotovoltaik yang diketahui hingga saat ini, terutama dalam hal efisiensi konversi tenaga surya menjadi listrik, serta teknologi pembuatannya.Secara khusus, sel fotovoltaik perkembangan dunia solar Panel dari generasipertama sehinggga ke generasi terkini dan tren terkini di bidangnya, termasuk sel multi-persimpangan dan sel dengan tingkat energi menengah pada pita silikon juga dibahas. Kemudian berfokus pada menghadirkan generasi sel fotovoltaik yang diketahui hingga saat ini, terutama dalam hal efisiensi konversi tenaga surya menjadi listrik, serta teknologi pembuatannya. Kami juga menyajikan diantaranay perkembangan terkini dalam teknologi pembuatan sel fotovoltaik, dengan menggunakan sel fotovoltaik berbasis graphene generasi keempat dan perkembangan terkini di dunia panel listrik berbasis sel surya.
Sistem Penerangan Lampu Jalan Menggunakan Solar Cell Hermansyah Alam; Ramayulis Nasution; Jamilah Husna; Rio Febrian; Jeriko Feety
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i1.9761

Abstract

Sumber energi matahari merupakan salah satu harapan utama sebagai sumber energi alam yang hampir dapat dikatakan tidak akan habis. Sehingga timbul permasalahan yaitu bagaimana memanfaatkan energi sinar matahari yang masuk ke bumi sebesar-besarnya untuk dipakai sebagai sumber energi alternatif, dan bagaimana cara untuk menghasilkan daya yang optimal dari solar sel tersebut. Dalam upaya pencarian sumber energi baru sebaiknya memenuhi syarat yaitu menghasilkan jumlah energi yang cukup besar, biaya ekonomis dan tidak berdampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu pencarian tersebut diarahkan pada pemanfaatan energi matahari baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan panel sel surya yang dapat merubah energi matahari menjadi energi listrik yang dinamakan solar cell. Khususnya di Indonesia sangat perlu untuk dibangun penerangan lampu jalan raya menggunakan tegangan DC yang berasal dari accu yang dicas oleh sel surya, sumber tegangan PLN hanya akan digunakan sebagai cadangan. Disamping itu banyak jalan–jalan pedesaaan yang masih susah terjangkau jaringan listrik. Dengan semakin berkuranganya sumber daya alam di dunia menyebabkan semakin mahalnya harga sumber daya alam yang banyak digunakan sebagai pembangkit energi listrik.
Penggunaan Sistem Solar Sel Pada Rumah Sederhana Sebagai Penerangan Armansyah Armansyah; Jamilah Husna; Khorul Ihwan Harahap
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 3 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i3.8802

Abstract

Potensi energi matahari sebagai sumber energi terbarukan banyak tersedia dialam. Oleh karena itu,sejak diciptakan sebuah teknologi yang dapat mengkonversikan cahaya matahari menjadi energi listrik yang dinamakan solar sel (panel surya), maka harapan pada pengembangan teknologi ini menjadi sangat besar. Tetapi pada kenyataannya, kapasitas Panel Surya yang ada saat ini masih rendah. Hanya berkapasitas 100 watt peak (WP). Pemanfaatan energi matahari merupakan satu di antara sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk penerangan lampu rumah yang menggunakan lampu LED  dengan  bertegangan DC. Pada sistem ini penerangan lampu rumah tangga menggunakan solar sel, prinsip kerjanya secara keseluruhan adalah pada saat energi matahari di pancarkan ke permukaan bumi, maka solar sel akan bekerja menangkap energi matahari yang di pancarkan tersebut. Komponen panel surya ini mengkonversikan energi cahaya matahari tersebut menjadi energi listrik. Dan energi listrik tersebut akan di simpan pada Batteray, proses ini disebut pengisian daya pada Batteray. Batteray akan mengalami proses selama adanya energi matahari terpancar yaitu kira-kira 12 jam, Mulai dari jam 06.00 WIB sampai dengan jam 18.00 WIB. Pengambilan data Panel Surya ini berlokasi di kabupaten PALUTA (Padang Lawas Utara) Kecamatan Padang Bolak Desa Siurang Git-Git
Rancang Bangun Saklar Otomatis Alarm Saat Terjadi Gempa Bumi Berbasis Arduino Nano Rahman Saputra Simanjuntak; Mahrizal Masri; Yusmartato Yusmartato; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i2.7678

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi yang semakin hari semakin maju menuntut manusia untuk terus mengembangkan potensi sumber daya manusia yang kreatif dan inofativ guna memenuhi kebutuhan pasar. Selain kebutuhan pangan dan sandang, manusia juga membutuhkan pengawasan dan perlindungan dari berbagai bentuk ancaman baik secara alami maupun buatan. Dalam hal ini manusia kerap was-was dalam menghadapi resiko yang tinggi dari bencana alam seperti meletusnya gunung berapi dan lain sebagainya. Peristiwa semacam ini sangat sulit untuk diprediksi terjadinya, terutama bagi orang-orang yang tinggal di daerah terpencil yang tidak dapt dijangkau oleh internet. Setelah memantau hal demikian, terfikir suatu ide yang dapat meminimalisir terjadinya korban bencana alam, yaitu dengan membuat suatu alat yang dapat memberikan peringatan saat ada tanda-tanda akan terjadinya gempa. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan sebuah sensor yang dapat mendeteksi adanya getaran yang kemudian data yang dikirimkan oleh sensor ke arduino terdeteksi, kemudian arduino akan memerintakan buzzer alarm dan LED sebagai peringatan. Padafungsinya alat ini dirancang dengan bentuk yang kecil dan ringan untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkaunya. Alat ini dilengkapi dengan mikrokontroller dengan tipe arduino nano yang dapat menyimpan program dan membaca data yan gdikirimkan dari sensor dan kemudian akan memprosesnya. Suara buzzer yang kuat dan warna LED yang terang memudahkansetiaporang untuk mengetahui adanya gempa bumi.
Evaluasi Perlindungan Kawat Fasa Saluran Transmisi Tegangan Tinggi 150 KV Terhadap Petir Menggunakan Kawat Tanah Zulfadli Pelawi; Jamilah Husna; Ayatullah Komaini; Fahrul Halim Pulungan; Diva Prima Syahputra Lubis
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i2.9768

Abstract

Pada umumnya kita telah mengetahui seringnya gangguan terhadap jaringan transmisi adalah gangguan alam, seperti gangguan kilat terhadap jaringan transmisi disebabkan jaringan transmisi yang melalui udara, panjang, tinggi dan tersebar diberbagai daerah terbuka serta beroperasi dalam segala macam kondisi. Hingga sampai sekarang belum ada yang menunjukan kegunaan kilat bagi kehidupan, belum mendapat jalan untuk mencegah atau memanfaatkan energi yang ditimbulkan oleh petir tersebut. Walaupun demikian ilmu pengetahuan menusia tetap berkembang dengan kemajuan teknologi. Dengan salah satu alat pengaman kawat udara (Overhead Ground Wire) untuk melindungi kawat- kawat fasa dari jaringan transmisi. Diantara pertimbang-pertimbangan yang diambil dalam perancangan pemerisaian saluran transmisi adalah letak kawat tanah terhadap kawat fasa, karena diharapkan petir akan menyambar kawat tanah dan persentase tersambarnya kawat fasa akan kecil.
Perlindungan Peralatan Tower Telekomunikasi dari Sambaran Petir Armansyah Armansyah; Zulfadli Pelawi; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 3 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i3.10582

Abstract

Salah satu alat pelindung terhadap tegangan surja petir adalah Arester. Sambaran petir merupakan suatu peluahan listrik antar suatu awan bermuatan dengan bumi, atau antar awan bermuatan dengan awan lainnya. Sambaran petir tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada peralatan listrik yang ada disekitar bangunan atau obyek yang terkena induksinya. Untuk menghindari akibat sambaran petir maka diperlukan pengamanan berupa penangkal petir yang memadai, serta sistem pengamanan tersebut mempunyai daerah perlindungan (jangkauan/zona) yang efektif dan tidak terkena sambaran petir. Analisa daerah perlindungan ini berdasarkan pada metode elektromagnetis, yaitu yang menghubungkan sifat sambaran petir dengan geometris sistem perlindungan dari sambaran petir dengan adanya konsep jarak sambar. Dengan pendekatan secara geometri maka daerah perlindungan pada menara/tower dapat dianalisa dengan akurat.
Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Tegangan Panel Surya Zulfadli Pelawi; Armansyah Armansyah; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i1.12212

Abstract

Penggunaan energy terbarukan merupakan alternative untuk mengurangi permintaan energy ke PLN dan pengoptimalan potensi alam. Sel surya merupakan teknologi yang mengubah cahaya matahari menjadi energy listrik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan intensitas cahaya matahari terhadap tegangan pada sebuah panel sel surya. Metode penelitian ini adalah pengukuran intensitas matahari secara real dan pengukuran daya keluaran panel sel surya tersebut, adapun bahan yang digunakan adalah lumen meter digunakan untuk mengukur intensitas cahaya matahari, multimeter digunakan untuk mengukur tegangan dan arus, battery charge regulator dengan kapasitas 10 A, Panel sel surya dengan kapasitas 100 Wp, dan battery 80 Ah. Pengujian dilakukan selama 6 hari, setiap hari pengujian dimulai dari jam 08.00 – 18.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya matahari tertinggi terjadi antara jam 11.00 – 13.00 dengan nilai intensitas cahaya matahari sebesar 98.700 lux – 118.400 lux, sedangkan daya keluaran sel surya tertinggi sebesar 16,86 watt dengan intensitas cahaya matahari terukur 118.400 lux
Analisis Faktor Ketidaksamaan Beban Pada Beberapa Feeder Jaringan Sistem Distribusi Armansyah Armansyah; Jamilah Husna; Ramayulis Nasution
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i2.9769

Abstract

Sampai saat ini kebutuhan daya akan energi listrik terus meningkat sehingga menjadi problem utama bagi pelanggan dan produsen energi listrik itu sendiri sebagai pemanfaatan energi listrik yang digunakan dalam berbagai kebutuhan antara lain industri, rumah tangga, perkantoran dan lain – lain. Jadi perlulah sebuah pemikiran untuk melakukan perhitungan tentang jumlah akan kebutuhan daya beban puncak yang terjadi pada feeder – feeder yang terhubung dengan permintaan maksimum dari berbagai beban yang terjadi pada waktu yang berbeda, disebabkan karena bermacam – macam keadaan beban. Setelah didapat harga faktor diversiti dari masing – masing feeder maka dapatlah diketahui effesiensi dari energi listrik pada saat jam – jam puncak tersebut. Untuk itu perlu diketahui data beban pemakaian energi listrik mulai dari konsumen industri samapai ke konsumen rumah tangga selama 24 jam dengan interval waktu 30 menit. Setelah dilakukan analisa perhitungan maka sampailah kepada kesimpulan bahwa penggunaan beban energi listrik di Kota Medan pada hari ini tidak lagi dapat di daya gunakan secara efektif diakibatkan besarnya permintaan dari pada ketersediaan energi listrik.