UMKM adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang dikelola oleh perseorangan. UMKM di setiap desa masing-masing memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Saat ini persoalan-persoalan yang dihadapi oleh UMKM masih banyak dan belum memiliki solusi dari pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan basis fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk 1.) mengetahui bagaimana peran pemerintah desa terhadap perkembangan UMKM di Desa Wonorejo, 2.) faktor pendukung dan penghambat perkembangan UMKM di Desa Wonorejo, dan 3.) potensi dengan adanya UMKM di Desa Wonorejo. Dalam kegiatan pengabdian ini telah dilakukan pembuatan NIB (nomor izin berusaha) dan dampingan UMKM. Pembuatan NIB ini dilakukan dikarenakan banyak pelaku UMKM yang belum memiliki NIB dan tidak mengenal NIB. Dampingan UMKM juga diberikan untuk memberikan motivasi agar pelaku UMKM mau berinovasi. Kegiatan tersebut berdasarkan observasi dan interview yang telah dilakukan. Kegiatan ini dianggap penting bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang mengalami kebingungan dalam hal administratif dan pola pemasaran media sosial, tentunya dengan harapan kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Perkembangan UMKM di desa Wonorejo ini termasuk berkembang pesat. Selain pelaku UMKM yang harus terus berinovasi terhadap produknya, pemerintah desa juga haru memberikan dorongan motivasi dan modal untuk pelaku UMKM di desa Wonorejo. Apabila UMKM di desa Wonorejo berkembang akan banyak memberikan keruntungan untuk desa Wonorejo sendiri.