Ayu Suryaningsih
Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran Pembiayaan KUR Syariah pada Bank Syariah Muhammad Sahrul; Esti Anisa Pratiwi; Ayu Suryaningsih; Khairunnisa Musari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JPMI - Agustus 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1342

Abstract

Kredit usaha rakyat (KUR) berskema syariah kini telah dapat diakses pada perbankan syariah. Sebagaimana pada perbankan konvensional, Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai pemain utama KUR Syariah juga dituntut untuk berhati-hati dalam mengelola dana KUR agar tidak terjadi pembiayaan macet. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), dengan mengambil studi kasus BSI Kantor Cabang Pembantu Lumajang Imam Bonjol, studi ini ingin mengetahui strategi BSI dalam memasarkan KUR Syariah kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terdapat dua strategi pemasaran, yaitu secara tradisional dan online, yang keduanya sama-sama menerapkan 5C, yaitu Character, Capacity, Capital Condition of Economy, dan Collateral, untuk menilai kelayakan nasabah mengakses KUR. Dengan menggunakan alat analisis Strenght, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT), studi ini menemukan kekuatan dan hambatan yang dimiliki BSI lebih besar daripada kelemahan dan peluang. Rendahnya literasi keuangan syariah menjadi penyebab utama. Studi ini penting untuk dilakukan mengingat KUR adalah program tahunan pemerintah yang populer dan BSI adalah bank syariah terbesar di Indonesia. Terlebih pasca serangan siber terhadap sistem teknologi BSI, hambatan yang dihadapi BSI semakin besar untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Keterlibatan akademisi dan mahasiswa sebagai unsur perguruan tinggi dalam kegiatan kolaboratif berbasis PAR dapat menjadi alternatif solusi untuk mereduksi hambatan melalui peningkatan literasi keuangan syariah.