Agung Sih Kurnianto
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Karakter Masyarakat melalui Implementasi Critical Thinking Desa Grenden, Kecamatan Puger Nindya Andwitasari; Agung Sih Kurnianto; Wimpi Agung Nugraha; Kenanga Dya Prameiswari; Dito Adhitia Maulana; Mudzidan Nugroho Jati; Feyza Igra Harda; Sonia Belqis Fariska; Risma Dian Ayu; Farahah Wahidiyah S; M. Ridwan Haqiqi; Rika Amaliyah; M. Zabit Faliq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1752

Abstract

Permasalahan sosial yang terjadi pada kalangan muda era modern terlebih di tengah-tengah perkembangan glob-alisasi yang semakin pesat tentunya berdampak besar pada tingkat moralitas dan pembentukan karakter generasi muda bangsa. Hal ini dibuktikan dengan bagaimana permasalahan sosial yang banyak ditemukan di tengah-tengah masyarakat dari desa hingga kota, dari yang terpencil hingga yang serba ada. Penyebabnya pun banyak dikarenakan oleh pola pikir dan pendidikan karakter yang masih minim di masyarakar. Fenomena tersebut ditemukan salah satunya di Kawasan Desa Greden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Cara menanggulangi permasalahan yang terjadi yaitu dengan cara pendampingan melalui sosialisasi kepada generasi muda melalui lembaga dan kegiatan masyarakat. Data diperoleh dari observasi dan wawancara kepada pihak-pihak yang berkompeten, sosialisasi melibatkan siswa dari beberapa lembaga dan pemuda desa yang tergabung dalam kelompok masyarakat yang ada.
Pemberdayaan Petani Desa Sumberjambe, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) untuk Mengendalikan Hama Wereng Nilasari Dewi; Agung Sih Kurnianto; Nanang Tri Haryadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3644

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada lahan padi di Desa Sumberjambe yaitu tingginya serangan hama Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens) atau WBC. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menerapkan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) sebagai solusi untuk menambah pemahaman petani tentang organisme pengganggu tanaman, musuh alami, agroekosistem, dan aplikasi musuh alami untuk menekan populasi WBC. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi kegiatan (1) sosialisasi dan persiapan penanaman (2) Pengamatan dan pengambilan sampel hama dan musuh alami, analisis agroekosistem, pengambilan keputusan secara berkelompok; serta (3) kegiatan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani tentang konsep PHT, ekosistem, dan agroekosistem. Petani juga dapat mempraktikkan langsung teknik pengendalian hama, seperti aplikasi Beauveria bassiana dan penggunaan mikroorganisme lokal (mol) sebagai pupuk organik. Hasil pengamatan pada plot non PHT dan PHT, produksi padi meningkat sebesar 12% dan populasi hama menurun.
Pengelolaan Kotoran Sapi di Desa Lojejer menjadi Biogas dan Bioslurry untuk Mengurangi Populasi Hama Kumbang Badak Nilasari Dewi; Nanang Tri Haryadi; Agung Sih Kurnianto; Giyarto Giyarto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2728

Abstract

Desa Lojejer merupakan salah satu desa di Kecaatan Wuluhan yang mempunyai potensi kelapa cukup banyak. Desa Lojejer terkenal sebagai sentra industri kecil gula kelapa di Kabupaten Jember. Produksi nira dari pohon kelapa di desa Lojejer Kecamatan Wuluhan mengalami penurunan akibat serangan hama kumbang badak (Oryctes rhinoceros). Serangan hama kumbang badak yang masih tinggi karena habitat kumbang yaitu limbah kotoran tersedia cukup tinggi. Oleh karena itu, untuk mengurangi hama tersebut, limbah kotoran sapi perlu dikurangi dengan memanfaatkannya menjadi biogas dan bioslurry. Pengabdian ini dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Pengabdian diikuti oleh 30 orang masyarakat yang berasal dari peternak dan pengarajin gula kelapa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah meningkat. Reaktor biogas juga berhasil dipasang dan menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sebagai bahan bakar. Limbah kotoran sapi yang dibuang di alam terbuka juga berkurang.