Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI APLIKASI ABSENSI KARYAWAN MENGGUNAKAN GEOLOCATION Miftahul Jannah; Ismasari Nawangsih; Edora Edora
JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research) Vol 7 No 3 (2023): JISAMAR (Agustus 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v7i3.1176

Abstract

Sistem absensi karyawan merupakan bagian penting dalam manajemen sumber daya manusia suatu perusahaan. Penggunaan teknologi geolocation dalam sistem absensi karyawan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pencatatan kehadiran. PT. Ace Mold Tech merupakan suatu perusahaan manufaktur yang masih menggunakan sistem absensi secara konvensional yaitu menggunakan kertas untuk absensi. Karena proses absensi karyawan masih menggunakan sistem manual terdapat beberapa masalah yang sering terjadi, seperti: adanya kesalahan dalam menginput data absensi, kertas absensi mudah rusak, serta adanya kecurangan dalam proses absensi (contohnya diabsenkan orang lain) atau kelalaian ketika melakukan absensi kehadiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sebuah aplikasi absensi karyawan berbasis geolocation dengan menggunakan teknologi GPS pada perangkat seluler. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan sistem berbasis waterfall. Tahap-tahap dalam metode ini meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan perawatan. Perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language. Menggunakan bahasa pemrograman PHP, Framwork laravel dan menggunakan database management system MySQL. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi absensi karyawan berbasis geolocation dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pencatatan kehadiran karyawan. Penggunaan teknologi GPS pada perangkat seluler memungkinkan data absensi karyawan yang lebih akurat dan dapat diakses secara real-time oleh pihak manajemen. Selain itu, karyawan juga merasa lebih mudah dan nyaman dalam melakukan absensi harian dan pengajuan izin.
PENGARUH STANDARISASI MUTU DAN REKAYASA KUALITAS PADA KEBERHASILAN TOMORO COFFE DI CABANG CIKARANG Miftahul Jannah; Diah Ajeng Nawangwulan; Marstela Margaretha Sihombing; Syahra Berliana; Indah Aprilia
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Standardisasi Mutu dan Rekayasa Kualitas terhadap Keberhasilan Perusahaan frenchise Tomoro Coffe cabang Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan beberapa teknik analisis regresi linier. Data penelitian dikumpulkan dari 60 pelanggan yang disurvei melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standardisasi Mutu dan Rekayasa Kualitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap keberhasilan frenchise Tomoro Coffe cabang Cikarang. Artinya franchise Tomoro Coffe mempunyai strategi Standarisasi Mutu dan Rekayasa Kualitas yang unggul agar mempunyai peluang lebih besar dalam mencapai tingkat Keberhasilan Perusahaan yang lebih tinggi. Pentingnya penelitian ini juga berlaku bagi pemilik waralaba, pemangku kepentingan, dan pemerintah, dengan informasi berharga bagi masing-masing pihak. Pengusaha waralaba dapat memperoleh wawasan penting mengenai peran Standardisasi Mualitas dan Rekayasa Kualitas dalam meningkatkan Keberhasilan Perusahaan mereka. Selain itu, penelitian ini memberikan informasi berharga kepada pengusaha frenchise tentang faktor-faktor yang dapat berdampak positif terhadap kinerja mereka. Terakhir, pemerintah dapat menggunakan penelitian ini sebagai dasar untuk mengembangkan kebijakan yang efektif guna mendorong dukungan bagi perusahaan frenchise. Kata Kunci : Standarisasi Mutu, Rekayasa kualitas, Keberhasilan Perusahaan, Tomoro Coffee, Cikarang
Does Brand Ambassadors Drive Repurchase Intention? The Mediating Role of Brand Image and the Moderating Effect of Customer Engagement in the Skincare Industry Nurul Hidayah; Elyza Fauziah; Yani Fuzi Ananti; Miftahul Jannah
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 3 No. 02 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v3i02.1136

Abstract

In the midst of increasingly dynamic digital marketing competition, brand ambassadors are a widely used strategy to build brand image and increase consumer loyalty. This study aims to analyze the effect of brand ambassadors on repurchase intention of Somethinc skincare consumers in Bekasi City, with brand image as a mediating variable and customer engagement as a moderating variable. The research method used is quantitative with a descriptive-verification approach. Data were obtained through questionnaires from 100 respondents and analyzed using SEM-PLS through SmartPLS 3 software. The results showed that brand ambassadors have a significant influence on brand image, but have no direct effect on repurchase intention. Brand image act as mediator in this association, Meanwhile, customer engagement did not moderating relationship between brand ambassador on repurchase intention in this model. This finding indicates that positive perceptions of the brand and active consumer engagement are key in driving repurchase decisions. On the other hand, the interaction between brand ambassadors and customer engagement did not show a significant moderating effect. In conclusion, marketing strategies through brand ambassadors will be more effective if supported by a strong brand image and high customer engagement. The practical implication of this study is the need to select brand ambassadors that are aligned with brand identity and strengthen brand communication to build customer engagement.