This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Nofila Husniati
STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU TERHADAP FREKUENSI MENYUSU BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH Mutia Felina; Nofila Husniati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v10i2.1028

Abstract

Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir yang berat badan lahirnya kurang dari 2500 gram.Bayi BBLR masih merupakan masalah di dunia karena merupakan penyebab kesakitan dan kematian pada masa bayi baru lahir.Terinspirasi dari metode kanguru dalam membesarkan anaknya, sekarang banyak rumah sakit yang menerapkan perawatan metode kanguru (PMK) untuk menangani bayi BBLR.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perawatan metode kanguru terhadap frekuensi menyusu pada bayi BBLR. PMK dilakukan dengan cara meletakkan bayi diantara payudara ibu atau dada ayahnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaf dengan desain pre – eksperimen “one group pretest posttest”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi BBLR yang di rawat di ruangan Perinatologi RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh.Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel 6 responden berdasarkan waktu penelitian.Teknik pengumpulan data adalah lembar observasi frekuensi menyusui bayi BBLR, kemudian data diolah dengan uji Paired T-Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata frekuensi menyusu bayi berat badan lahir rendah sebelum diberikan PMK yaitu 4 kali dan sesudah diberikan PMK menjadi 7 kali dalam 24 jam. Ada pengaruh dari perawatan metode kanguru terhadap peningkatan frekuensi menyusui dengan hasil uji Paired T Test menunjukan p value = 0,006. Disarankan kepada tenaga kesehatan agar dapat menggunakan perawatan metode kanguru untuk meningkatkan frekuensi menyusui pada bayi BBLR.