ABSTRACTChildren are the asset of a country since they are the generation that will inherit the ideals of the country in the future. Economic exploitation is one of the crimes that often occurs against children. This research is focused on economically exploited children on the streets. The exploitation that occurred was a crime that violated Article 76I of UU No. 35/2014 concerning the Amendments to Law No.23/2002 concerning with Child Protection.This research aims to analyze the factors of the vulnerability of children to be targeted as the victims of economic exploitation in Pontianak. The research method used is empirical research using an analytical descriptive approach to describe or give an overview of the research object through data or samples that have been collected.This research concludes that what causes children to become the most vulnerable victims of economic exploitation is due to their weak psychological and physical condition, lack of parental supervision, and poor family economic conditions. Keywords : Trawl, Children, Exploitation, Pontianak, Target, Psychology, Physical, Cause, Control, Economy. ABSTRAK Anak merupakan asset suatu negara karena anak merupakan generasi yang akan melanjutkan cita-cita dari negara dimasa yang akan datang. Eksploitasi secara ekonomi merupakan salah satu tindak kejahatan yang sering terjadi kepada anak-anak, dimana pada penelitian ini difokuskan kepada anak-anak yang berjualan makanan ringan di jalanan. Tindakan eksploitasi yang terjadi merupakan tindak kejahatan yang melanggar Pasal 76I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab mengapa anak bisa menjadi target yang tepat untuk dijadikan korban eksploitasi secara ekonomi di Kota Pontianak. Penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Pelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa yang menyebabkan anak bisa menjadi korban eksploitasi secara ekonomi adalah karena kondisi psikis (mental) dan fisik yang masih lemah, kurangnya pengawasan dari orang tua, dan kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu. Kata Kunci : Anak, Eksploitasi, Kota Pontianak, Target, Psikis, Fisik, Lemah, Penyebab, pengawasan, ekonomi.