This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Syafrudddin Haris
Ilmu Kesehatan Anak RSUDZA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fungsi Ginjal Pasien Talasemia Beta Mayor yang Menggunakan Kelasi Besi Oral di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh Fanni Dwi Mailani; Syafrudddin Haris; Heru Noviat; Dora Darussalam; Herlina Dimiati; T.M. Thaib
Sari Pediatri Vol 25, No 3 (2023)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp25.3.2023.174-8

Abstract

Latar belakang. Penderita talasemia beta mayor yang mendapatkan transfusi darah berulang dapat menyebabkan penumpukan besi, sehingga diperlukan pemberian kelasi besi. Deferasirox dan deferipron merupakan agen kelasi besi oral yang umum digunakan. Kelasi besi oral dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal.Tujuan. Untuk mengetahui fungsi ginjal penderita talasemia beta mayor yang menggunaan kelasi besi oral.Metode. Penelitian ini menggunakan data sekunder (rekam medis) selama rentang waktu November 2022 hingga Januari 2023 dengan desain potong lintang. Sampel penelitian pasien talasemia beta mayor anak yang mendapatkan terapi kelasi besi oral berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil. Analisis 51 anak talasemia beta mayor yang memenuhi kriteria inklusi dengan rata-rata Laju Filtrasi Glomerulus yang mendapat terapi kelasi oral deferasirox dan deferipron berturut-turut adalah 168,51±27,80 mL/min/1,73m2 dan 187,26±29,97 mL/min/1,73m2. Perbandingan pada kedua kelompok secara statistik terdapat perbedaaan bermakna dengan p=0,025. Kesimpulan. Terdapat perbedaan signifikan dari Laju Filtrasi Glomerulus pada kedua kelompok kelasi besi oral, tetapi tidak didapatkan terjadinya penurunan fungsi ginjal pada semua subjek.