Rio Gusti Landa
Alumni Fakultas Pertanian, Universitas IBA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FINANSIAL PENGOLAHAN SINGKONG MENJADI TEPUNG MOCAF (Modified Cassava Flour) PADA UNIT PENGOLAHAN HASIL (UPH) KELOMPOK WANITA TANI (KWT) GEMILANG II KOTA PALEMBANG M Ardi Kurniawan; Rio Gusti Landa; Rahmi Hidayati
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 1 (2023): JSRD, June 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i1.178

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk menghitung dan menganalisa usaha pengolahan singkong menjadi tepung mocaf (Modified Cassava Flour) pada usaha rumah tangga di Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang; 2) Untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi usaha pengolahan singkong menjadi tepung mocaf (Modified Cassava Flour) pada usaha rumah tangga di Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemilang II Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling) karena di Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemilang tersebut melakukan usaha pembuatan tepung mocaf. Pengumpulan data di lapangan dilakukan pada bulan Januari–Maret 2023. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan kualitatif, dalam pembahasannya lebih mengedepankan mengenai biaya-biaya yang dikeluarkan selama proses produksi, input yang digunakan, penerimaan yang diperoleh pengusaha, pendapatan dan keuntungan yang diterima, serta kelayakan usaha tepung mocaf yang dilihat dari indikator BEP (Break Event Point) (unit produksi), BEP (penjualan), BEP (harga) dan analisis R/C ratio. Setelah itu dapat diketahui apakah usaha tepung mocaf tersebut layak atau tidak untuk diusahakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Biaya tetap usaha UPH Gemilang II adalah sebesar Rp.30.750,- Biaya tidak tetap sebesar Rp.2.355.000,-. Biaya total sebesar Rp.2.385.750,- dan penerimaan yang diperoleh adalah Rp3.500.000.-, serta dengan pendapatan Rp.1.114.250,-. Berdasarkan hasil analisis finansial BEP unit sebesar 2,69 kg, BEP penjualan sebesar Rp93.996,-sedangkan BEP harga minimal mencapai Rp.23.858,- per kg, dengan R/C rasio sebesar 1.47. 2) Kendala serta permasalahan yang dihadapi oleh KWT Gumilang adalah a) Masalah internal yang meliputi: ketersediaan bahan baku, masalah produksi, harga jual berfluktuasi, pemasaran, dan keterampilan proses produksi tepung mocaf; b) Masalah eksternal yaitu: faktor cuaca/iklim, bimbingan teknis secara konsisten, dan pengetahuan masyarakat tentang tepung mocaf.