Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan metode pengujian White Box Testing dengan menggunakan teknik Basic Path Testing pada sebuah formulir peminjaman. White Box Testing adalah metode pengujian perangkat lunak yang melibatkan pemahaman mendalam terhadap struktur internal suatu program. Teknik Basic Path Testing adalah salah satu teknik yang digunakan dalam White Box Testing, yang fokus pada pengujian setiap jalur eksekusi yang memungkinkan di dalam program. Dalam penelitian ini, sebuah formulir peminjaman digunakan sebagai objek pengujian. Tujuan pengujian adalah untuk memastikan bahwa formulir tersebut berfungsi dengan baik dan dapat mengelola proses peminjaman dengan benar. Metode pengujian yang digunakan adalah White Box Testing dengan teknik Basic Path Testing. Penelitian ini melibatkan langkah-langkah berikut. Pertama, analisis struktural dilakukan untuk memahami struktur internal formulir peminjaman. Kemudian, jalur-jalur eksekusi yang memungkinkan diidentifikasi dan dianalisis menggunakan teknik Basic Path Testing. Setelah itu, testcase dibuat berdasarkan jalur-jalur eksekusi yang telah diidentifikasi. TestCase tersebut mencakup kombinasi input yang berbeda dan menguji berbagai kemungkinan skenario dalam formulir peminjaman. Pada tahap pengujian, testcase dieksekusi menggunakan formulir peminjaman yang telah dikembangkan. Data hasil eksekusi dan keberhasilan pengujian direkam dan dianalisis untuk mengevaluasi kinerja formulir peminjaman. Jika terdapat kegagalan pengujian atau bug yang ditemukan, langkah-langkah perbaikan dan pengujian ulang dilakukan hingga formulir peminjaman mencapai tingkat kehandalan yang diharapkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan metode White Box Testing dengan teknik Basic Path Testing dalam menguji formulir peminjaman. Selain itu, hasil pengujian ini juga diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan kualitas dan kehandalan formulir peminjaman yang digunakan dalam konteks yang relevan