Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBINAAN KARAKTER SISWA MELALUI PROGRAM TADARUS AL-QUR’AN Yeni Muyasyaroh; Hakimuddin Salim
PAI RAFAH Vol 5 No 4 (2023): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pairf.v5i4.19792

Abstract

This research aims to describe the character development of students through the Al-Qur'an tadarus program along with supporting and inhibiting factors. At the beginning of the observation at MTs Negeri 4 Sragen there was a Al-Qur'an tadarus program carried out in class, leading this activity was the teacher who taught starting from a predetermined letter. This Tadarus Al-Qur'an is carried out from Monday to Saturday together in each class, directed by the teacher before the start of the lesson. In carrying out reading the Koran, there are students who have not focused on reading, talk to their classmates, some are busy themselves, and so on. This research uses qualitative research with a descriptive phenomenological approach. The data sources obtained were the head of the curriculum, Qur'an hadith teachers, and moral aqidah teachers. Data analysis techniques use data reduction (investigating data), data display (data presentation), and data verification (drawing conclusions). validity of research data using source triangulation and technical triangulation. The process of developing student character through the Al-Qur'an tadarus program at MTs Negeri 4 Sragen has been going well, it can be seen from the habituation carried out by the school, including Al-Qur'an tadarus which can foster a personality that likes reading and discipline. Every morning at MTs Negeri 4 Sragen, they carry out Al-Qur'an tadarus activities before the start of lessons. Judging from some children today, reading the Al-Qur'an is not as good as makhroj and tajwid, but there are some children who are quite good at reading it. This is driven by the children themselves who stay at home playing on their cell phones more than reading the Koran with self-awareness and discipline. Therefore, schools organize Al-Qur'an reading activities to help students develop character by encouraging them to read the Al-Qur'an regularly and have the ability to read when they graduate.
Peran Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Menjaga Kesehatan Mental Siswa di SMP Negeri 2 Wonogiri Yahsyalloh Al Mansyur; Hakimuddin Salim
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5573

Abstract

Kesehatan mental mengacu pada kondisi seseorang yang terbebas dari segala bentuk gangguan mental. Kesehatan mental pada peserta didik perlu diperhatikan karena berkaitan dengan permasalahan yang terjadi pada siswa. Kesehatan mental terbagi atas 3 (tiga) komponen yaitu: mental, emosional dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menjaga kesehatan mental siswa di SMP Negeri 2 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi dengan kelengkapan pengumpulan data, reduksi data, memilah data menyimpulkan serta menyajikan hasil penelitian. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diajarkan di sekolah mampu mengoptimalkan potensi dan kemampuan siswa dalam menjaga kesehatan mentalnya. Pembinaan kesehatan mental pada siswa di SMP Negeri 2 Wonogiri dapat diketahui melalui usaha yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam dengan tujuan terbentuknya akhlak mulia yaitu menciptakan suasana sekolah yang religius, memberikan teladan yang baik, bekerja sama dengan orang tua/ wali murid, saling memberikan nasehat, membiasakan siswa untuk taat beribadah
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mendidik Karakter Disiplin Peserta Didik di SMP Negeri 3 Purwodadi Tanzillal Ula Briliantara; Hakimuddin Salim
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.607

Abstract

Menciptakan kedisiplinan yang baik diawali dengan mengelola diri sendiri, khususnya bagi para pelajar. Ketidakdisiplinan siswa berdampak kepada jalannya pembelajaran yangsangat megganggu, sehingga perlu perannya guru untuk menanganinya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan karakter disiplin peserta didik serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat yang mempebgaruhi peran Guru Pendidikan Agama Islam saat membina perilaku disiplin di SMP Negeri 3 Purwodadi. Metode Penelitian yang dipakai adalah studi lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek yang terlibat yaitu Kepala Sekolah, Guru pendidikan agama Islam dan peserta didik. Adapun dalam pengumpulan data, peneliti memanfaatkan tiga metode pengumpulan data yakni, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini mencakup, 1) guru memegang peranan penting untuk membina karakter kedisiplinan peserta didik dilaksanakan dengan memberlakukan hukuman untuk peserta didik yang terlambat saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, memberi hukuman untuk peserta didik yang tidak taat aturan, meningkatkan karakter disiplin peserta didik dengan aktivitas pengawasan ibadah siswa di sekolah. 2) Faktor yang mempengaruhi antara lain; faktor yang mendukung asalnya dari bantuan organisasi sekolah dan faktor yang menghambat yakni; lingkungan keluarga, sarana prasarana yang telah tersedia disekolah, dan kesadaran masing-masing peserta didik mengenai pendidikan karakter disiplin.
Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Islami Anak di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Ika Fatimatun Azizah; Hakimuddin Salim
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 9 No 2 (2026): Article in Press
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v9i2.5310

Abstract

The family, as the first educational environment for children, plays a crucial role in the formation of Islamic character. However, the high level of parental activity and work demands may reduce the intensity of their involvement in guiding and instilling Islamic values in their children. This study aims to provide an in-depth explanation of the role of parents in shaping children’s Islamic character in Kluwut Village, Bulakamba District, as well as to identify the challenges encountered in its implementation. This research employs a qualitative approach with a case study design, using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that parents hold a very significant role in shaping Islamic character, as reflected in their roles as educators, motivators, and role models. As educators, parents instill the values of tauhid, habituate religious practices, and foster moral conduct as well as social awareness. As motivators, they provide encouragement and appropriate appreciation to reinforce positive behavior. As role models, parents demonstrate Islamic values in their daily lives, serving as concrete examples for their children. The challenges faced include limited time due to work demands and the influence of digital technology. Nevertheless, parents continue to strive to perform their roles optimally by utilizing available time and implementing adaptive parenting strategies. These findings indicate that consistent and high-quality parental involvement is a key factor in the successful development of children’s Islamic character.