This Author published in this journals
All Journal Otonomi
Joko Sujarwo
Magister Manajemen, Universitas Islam Kadiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kualitas Layanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien (Studi Pada Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Sukomoro Kabupaten Nganjuk) Joko Sujarwo
Otonomi Vol 23 No 2 (2023): Otonomi
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/otonomi.v23i2.4430

Abstract

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, akan mengakibatkan tuntutan peningkatan pelayanan kesehatan untuk memberi kepuasan pasien. Pelayanan kesehatan merupakan hal yang penting yang harus dijaga maupun ditingkatkan kualitasnya sesuai standar pelayanan yang berlaku. Mutu pelayanan kesehatan yang diberikan menunjuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan setiap pasien, makin sempurna kebutuhan dan tuntutan setiap pasien, makin baik pula mutu pelayanan kesehatan. Puskesmas adalah sebagai ujung tombak sistim pelayanan kcsehatan di Indonesia. Puskesmas Sukomoro pernah menjadi Puskesmas Percontohan di Kabupaten Nganjuk serta sudah terakreditasi oleh Dinas Kesehatan. Penelitian ini terdiri dari variabel bebas (independent variable) dan variabel terikat (dependent variable). Variabel bebas (independent variable) yang sifatnya tidak dipengaruhi variabel lain, tetapi mempengaruhi variabel lain adalah kualitas layanan (X) meliputi tampilan fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Sedangkan variabel terikat (dependent variable) adalah kepuasan (Y). Uji yang digunakan, uji validitas, uji reliabilitas kemudian uji regresi linear. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Dimensi kualitas pelayanan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalah dimensi Empati. Hal ini menujukkan bahwa karyawannya memiliki empati yang tinggi kepada pasien-pasiennya.