Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Teluk Kadera Kelurahan Bontang Lestari Terhadap Motivasi Peningkatan Pendidikan dengan Konsep Caring Spiritualitas, Penggunaan Gigi Tiruan Lepasan serta pencegahan Karies pada anak Imran Irsal; Anik Puji Rahayu; Lilis Anggarwaty; Nydia Hanan; Alhawaris Alhawaris; Irmawaty Irmawaty
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i1.209

Abstract

Kualitas hidup tidak hanya dipandang dari fisik yang sehat saja, tetapi juga penting bagaimana meningkatkan kualitas Pendidikan bagi generasi penerusnya. Sebagian besar anak di masyarakat Teluk Kadere tidak melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi dikarenakan kurangnya pemahaman dan keadaran orangtua tentang pentingnya Pendidikan. Permasalahan lain di teluk kadere masyarakatnya banyak mengalami permasalahan gigi. Rongga mulut adalah awal mula proses pencernaan dan pintu masuk kedalam tubuh. Kesehatan rongga mulut dapat berpengaruh terhadap Kesehatan secara umum. Kehilangan gigi yang berlangsung lama tanpa ada penggantian akan mengakibatkan perubahan struktur rongga mulut mulai dari terjadi resorbsi tulang, perubahan susunan gigi dan kehilangan gigi yang lain. Perawatan rehabilitatif pemasangan gigi tiruan adalah solusi terbaik dalam mengembalikan fungsi mastikasi dalam system stomataognasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Teluk Kadera Kelurahan Bontang Lestari Terhadap motivasi peningkatan Pendidikan, Penggunaan Gigi Tiruan Lepasan Dan Pencegahan Karies Gigi Sejak Dini. Peningkatan pemahaman Kesehatan gigi dan mulut menjadi sangat penting untuk menghindari kehilangan gigi. Frekuensi menyikat gigi, cara menyikat gigi dan mengubah prilaku adalah hal yang utama disampaikan dalam melakukan penyuluhan. Proses penyampaian informasi ini bukan hanya sekedar himbauan namun praktek dalam kegiatan sikat gigi massal serta upaya menciptakan kebiasaan baru dengan menyikat gigi sebelum tidur selama 21 hari dalam kegiatan BDN (brush day night). Luaran yang ingin dicapai adalah publikasi pada media cetak/online