Ariusmedi Ariusmedi Ariusmedi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Suku anak dalam sebagai inspirasi penciptaan karya seni grafis dengan teknik cetak tinggi Nadila Athaullah Putri; Ariusmedi Ariusmedi Ariusmedi
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.122444

Abstract

Nadila Athaullah Putri, 2023: Suku Anak Dalam Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Grafis Dengan Teknik Cetak TinggiTulisan ini bertujuan untuk memaparkan gagasan, pokok pembahasan, proses visualisasi, dan bentuk karya grafis Suku Anak Dalam sebagai Gagasan Penciptaan Karya Seni Grafis dengan Teknik Cetak Tinggi. Menggali tema, bentuk, implementasi, dan memvisualisasikan karya adalah metode yang digunakan dalam pembuatan karya.Hasil pembahasan dari tugas akhir karya ini adalah sebagai berikut : 1) Ide penciptaan adalah menciptakan figur Suku Anak Dalam yang sedang melakukan tradisi atau kebudayaan dan kebiasaan sehari – hari serta keadaan yang terjadi dimasa sekarang, dimana objek tersebut mewakili kegelisahan penulis. Penggunaan beberapa objek tertentu bertujuan untuk menciptakan visualisasi suasana tradisi figur Suku Anak Dalam. Proses pewarnaan yang digunakan menggunakan teknik cetak yang menggunakan warna monokromatik (hitam putih). 2) Pokok pembahasan dari karya tersebut adalah kebudayaan harus dilestarikan,perasaan khawatir untuk dapat bertahan hidup, sebuah harapan dalam kesembuhan, pengaruh perubahan alam terhadap kehidupan yang akan datang. 3) Proses penciptaan diawali dengan pembuatan sketsa diatas kertas. Langkah selanjutnya yaitu memindahkan sketsa ke media karet lino, menggunakan pensil dan diperjelas dengan spidol Memindahkan sketsa ke permukaan karet lino dilakukan dengan pensil dan dipertegas menggunakan spidol. Langkah selanjutnya adalah untuk menciptakan bagian detail dengan pisau cukil berbentuk “V” dan “U”. Selanjutnya klise dicetak diatas kertas. Tahap terakhir yang dilakukan yaitu mencatat edisi sebuah karya grafis. Setiap karya memiliki nomor edisi dipojok kiri bawah dan judul karya dipojok tengah bawah. Pencatatan edisi dilakukan untuk menunjukan bahwa setiap karya dicetak dengan nomor tertentu . 4) Karya grafis yang dihasilkan sebanyak sepuluh karya,masing – masing dengan ukuran dan tahun pembuatan yang berbeda antara lain; “Ngubun” (60,5 x 45cm), “Betilik” (51,7 x 45,5cm). “Manumbai”(51 x 66,5 cm), “Basale” (60 x 47cm),“Mantra - Mantra”(41 x 52 cm), “Penangkal Bala” (51 x 45cm), “Rela” (51,9 x 47 cm), “Melangun” (60 x 47 cm), “Sorai dan Angan” (41 x 60 cm),”Pengembangan Diri” (51 x 45cm).Kata kunci : Suku Anak Dalam, Teknik : Relief print, Linocut, Seni Grafis, Tradisi Suku Anak Dalam.