Nuzul Fathu Rohman
Universitas Aisyiyah yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASA KEHAMILAN MELALUI “POS PENYUSU” (POSTER DAN PENYULUHAN PADA SUAMI) Yuni Purwati; Diah Nur Anisa; Putrika Nur Ichsanti; Nuzul Fathu Rohman
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 7, No 4 (2023): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v7i4.20762

Abstract

Ibu hamil mengalami periode transisi dengan perubahan fisik dan mental. Ibu dapat mengalami kecemasan dan kekhawatiran menjalani kehamilan, berdampak pada kesehatan diri dan janinnya. Perhatian dan kasih sayang suami diharapkan dapat membuat emosi ibu lebih stabil, bahagia sehingga meningkatkan perawatan kehamilan. Kebaruan dalam penelitian karena menganalisis upaya peningkatan kesehatan masa kehamilan melalui “Pos Penyusu”. Tujuan penelitian untuk menganalisis perubahan dukungan suami dan kecemasan ibu hamil, setelah suami yang diberikan penyuluhan di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta. Metode dalam penelitian ini, tahap pertama penyusunan poster (pos) dan tahap kedua penyuluhan kelas suami (penyusu). Sampel penelitian sejumlah 31 responden (ibu hamil dan suami), dipilih dengan tehnik accidental sampling, dengan kriteria melaksanakan pemeriksaan antenatal care rutin di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta, bersedia menjadi responden dan tinggal di wilayah kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta. Pretest dilakukan pada 31 responden ibu hamil yang suaminya akan mengikuti penyuluhan dan posttest setelah 2 minggu pelaksanaan penyuluhan. Data diukur menggunakan kuesioner dukungan suami 21 item dan kecemasan prenatal 31 items. Data hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan wilcoxon test. Hasil penelitian poster dinyatakan valid oleh pakar. Data pretest dukungan suami baik 19 (61,3%) subyek, tidak cemas 7 (22,6%), dan data posttest dukungan suami baik 24 (77,4%) dan tidak cemas 18 (58,06%) subyek. Hasil uji saphiro-wilk data terdistribusi tidak normal, sehingga analisis menggunakan wilcoxon test, dihasilkan signifikansi dukungan suami 0,025 dan kecemasan 0,000. Kesimpulan bahwa poster dan penyuluhan suami (pos penyusu) terbukti signifikan mempengaruhi peningkatan dukungan suami dan penurunan kecemasan ibu hamil.
User Comfort with the F-KICO (Fetal Kick Count) Tool and Its Correlation with Maternal Fetal Attachment: A Cross-Sectional Study Yuni Purwati; Diah Nur Anisa; Nuzul Fathu Rohman; Norlaila Abu Samah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 11 No. 1 (2026): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Fetal movement monitoring is an important component of antenatal care to support fetal well-being and contributes to achieving Sustainable Development Goals (SDG) 3: Good Health and Well-Being through improved maternal and fetal health. The F-KICO (Fetal Kick Count) model has been developed and validated through expert review; therefore, a pilot study was conducted to evaluate user comfort and its relationship with maternal fetal attachment (MFA). This study aimed to examine the correlation between user comfort in using F-KICO and MFA. Methods: A pilot cross-sectional study was conducted among 100 pregnant women recruited from four Public Health Centers in Bantul, Indonesia (Kasihan I, Kasihan II, Bantul II, and Sedayu II). User comfort was measured using the Fetal Movement Monitoring User Comfort Scale (FMM-UCS), while MFA was assessed using an adapted Prenatal Attachment Inventory (PAI). Data were analyzed using descriptive statistics, the Kolmogorov–Smirnov normality test, and Pearson correlation analysis. Results: Most participants reported good comfort in using the F-KICO tool and demonstrated good MFA. Pearson correlation analysis revealed a significant positive relationship between user comfort and MFA (r = 0.462, p < 0.01), indicating that higher comfort in using the monitoring tool was associated with stronger emotional bonding between mother and fetus. Conclusion: The F-KICO model demonstrated a high level of user comfort and was positively associated with MFA. These findings suggest that user-centered fetal movement monitoring tools can support maternal engagement and strengthen the MFA. The results also highlight the potential of F-KICO for further development and evaluation in larger populations.