Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Manajemen Proyek Sebagai Pendukung Keberhasilan Proyek Landscape Pada Kawasan Perumahan Ni Ketut Utami Nilawati; I Gde Eka Dharsika; Ketut Laksmi Maswari
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH VASTUWIDYA VOL 9 NO 1
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/vastuwidya.v9i1.482

Abstract

Proyek landscape pada kawasan perumahan merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang estetis, nyaman, dan fungsional bagi penghuni, sekaligus meningkatkan nilai properti. Keberhasilan proyek landscape tidak hanya ditentukan oleh desain dan kualitas material, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan proyek itu sendiri. Banyak proyek landscape menghadapi kendala seperti keterlambatan jadwal, pembengkakan biaya, kurangnya koordinasi antar pihak terkait, serta hasil akhir yang tidak sesuai dengan perencanaan. Penerapan manajemen proyek secara sistematis dan terstruktur menjadi strategi penting untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini membahas penerapan manajemen proyek sebagai pendukung keberhasilan proyek landscape pada kawasan perumahan. Fokus pembahasan meliputi tahapan manajemen proyek, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip manajemen proyek dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, memperjelas pembagian tanggung jawab, serta meminimalkan risiko yang mungkin muncul selama proses pembangunan. Selain itu, koordinasi yang baik antara tim desain, kontraktor, dan pengembang dapat tercapai, sehingga kualitas hasil akhir sesuai dengan harapan dan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, manajemen proyek bukan hanya sekadar alat pengendalian, tetapi juga merupakan faktor strategis yang mendukung tercapainya tujuan proyek secara menyeluruh, baik dari segi waktu, biaya, maupun mutu. Kesimpulan dari penelilian ini menekankan pentingnya integrasi manajemen proyek dalam setiap tahap pembangunan landscape sebagai upaya untuk meningkatkan keberhasilan dan keberlanjutan proyek di kawasan perumahan.
IMPLEMENTASI MODEL AISAS UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA INSTAGRAM @JOSBETT_WELDING Ni Made Mila Rosa Desmayani; I Gde Eka Dharsika; Taufan Irwangga
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/5w9j0k47

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi yang efektif, namun masih banyak usaha kecil yang belum mengoptimalkan kehadiran digitalnya secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) sebagai strategi promosi digital guna meningkatkan brand awareness pada akun Instagram @josbett_welding, yang didukung oleh kampanye Meta Ads sebagai upaya komplementer untuk mempercepat jangkauan promosi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui Instagram Insight yang dilaksanakan selama tiga bulan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator AISAS mengalami pertumbuhan signifikan, di mana indikator attention meningkat dari 2 menjadi 623, interest dari 0 menjadi 394, search dari 11 menjadi 215, action mencatatkan 15 ketukan alamat bisnis, serta share meningkat menjadi 24 interaksi berbagi, dan seluruhnya berhasil melampaui target KPI minimal 10%. Adapun kampanye Meta Ads dengan anggaran Rp 50.000 selama satu hari berhasil menjangkau lebih dari 5.000 akun dengan 61 pengikut baru, membuktikan efektivitas kombinasi strategi organik dan berbayar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi model AISAS yang dikombinasikan dengan kampanye Meta Ads terbukti efektif dalam meningkatkan brand awareness akun Instagram @josbett_welding secara terstruktur dan terukur bagi pelaku usaha kecil dan menengah.