Proyek landscape pada kawasan perumahan merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang estetis, nyaman, dan fungsional bagi penghuni, sekaligus meningkatkan nilai properti. Keberhasilan proyek landscape tidak hanya ditentukan oleh desain dan kualitas material, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan proyek itu sendiri. Banyak proyek landscape menghadapi kendala seperti keterlambatan jadwal, pembengkakan biaya, kurangnya koordinasi antar pihak terkait, serta hasil akhir yang tidak sesuai dengan perencanaan. Penerapan manajemen proyek secara sistematis dan terstruktur menjadi strategi penting untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini membahas penerapan manajemen proyek sebagai pendukung keberhasilan proyek landscape pada kawasan perumahan. Fokus pembahasan meliputi tahapan manajemen proyek, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip manajemen proyek dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, memperjelas pembagian tanggung jawab, serta meminimalkan risiko yang mungkin muncul selama proses pembangunan. Selain itu, koordinasi yang baik antara tim desain, kontraktor, dan pengembang dapat tercapai, sehingga kualitas hasil akhir sesuai dengan harapan dan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, manajemen proyek bukan hanya sekadar alat pengendalian, tetapi juga merupakan faktor strategis yang mendukung tercapainya tujuan proyek secara menyeluruh, baik dari segi waktu, biaya, maupun mutu. Kesimpulan dari penelilian ini menekankan pentingnya integrasi manajemen proyek dalam setiap tahap pembangunan landscape sebagai upaya untuk meningkatkan keberhasilan dan keberlanjutan proyek di kawasan perumahan.