Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBAIKAN NILAI KUAT TEKAN BIOKERAMIK SCAFFOLD HIDROKSIAPATIT MENGGUNAKAN TREATMENT PLASMA DBD Dica A. Nurmanta; Masruroh Masruroh; D.J. Djoko H. Santjojo
Jurnal Qua Teknika Vol 11 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v11i1.1402

Abstract

On type of Plasma is a Plasma DBD which is generated at atmospheric pressure. Scaffold hydroxyapatite (HA) is a bioceramic which widely developed nowadays in applications. The pores that are owned in the scaffold can effect a mechanical properties, namely compressive strength. Treatment by using Plasma DBD method is expected to have a good improvement to interconnected porous so as to improve the compressive strength of the bioceramic scaffold HA. In this study, we use 3 different time variations are 20 minutes, 25 minutes dan 30 minutes in Plasma DBD treatment to determine the effect of each variations. Pore analysis and compressive strength test will be carried out before and after Plasma DBD treatment. The surface morphology of the scaffold HA was observed by using a Field Emission – Scanning Electron Microscope (FE-SEM), composition by using EDX and compressive strength was observed by using compressive strength test. The result showed that the compressive strength of bioceramic scaffold HA increase relatively to increase of the treatment time.
EDUKASI BAHAYA BENCANA ALAM BAGI SISWA TK YA BUNAYYA KABUPATEN BLITAR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA D.J. Djoko H. Santjojo; Sri Herwiningsih; Masruroh Masruroh; Muwardi
Jurnal Pepadu Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i2.11021

Abstract

Kabupaten Blitar memiliki potensi bencana alam yang tinggi karena terletak di kaki Gunung Kelud dan Gunung Kawi, dengan Kecamatan Wlingi sebagai salah satu wilayah rawan bencana. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TK Ya Bunayya, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, dengan tujuan meningkatkan pemahaman anak usia dini tentang mitigasi bencana gunung meletus dan gempa bumi. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi interaktif menggunakan alat peraga edukatif serta pemetaan titik-titik evakuasi agar siswa dapat memahami tanda-tanda bencana dan langkah penyelamatan diri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme dan ketertarikan siswa dalam mempelajari kebencanaan di lingkungan sekitar, sekaligus siswa bisa praktek penerapan ilmu pengetahuan tentang kebencanaan dengan alat peraga. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah dan masyarakat di Kabupaten Blitar.