This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Janno Sinaga
Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEJADIAN STUNTING DAN FAKTOR RISIKO (Studi Kasus Kontrol pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simarmata Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Tahun 2022) Harry M Damanik; Myrnawati Crie Handini; Otniel Ketaren; Janno Sinaga; Masdalina Pane
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17006

Abstract

Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 melaporkan, Provinsi Sumatera Utara merupakan urutan 17 tertinggi prevalensi balita stunted dengan angka 25,8%. Prevalensi balita stunted di Kabupaten Samosir yaitu sebesar 28,4%. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi kasus-kontrol (case-control study). Adapun responden dalam penelitian ini adalah balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Simarmata dengan jumlah kelompok kasus sebanyak 40 responden dan kelompok kontrol sebanyak 80 responden. Uji Chi-Square menunjukkan ASI Ekslusif berpengaruh signifikan terhadap ¬stunting (p=0.02) OR=2.414 95%CI=1.091-5.341, tinggi badan ibu tidak berpengaruh signifikan terhadap stunting (p=0.76) OR=0.231 95%CI=0.040-1.318, BBLR berpengaruh signifikan terhadap stunting (p=0.002) OR=0.072 95%CI=0.008-0.619, jarak kelahiran tidak berpengaruh signifikan terhadap stunting (p=1.0) OR=1.0 95%CI=0.317-3.151. ASI Ekslusif dan BBLR berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian stunting. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan faktor risiko paling dominan terjadinya stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simarmata adalah BBLR, dimana anak dengan riwayat berat badan rendah mempunyai risiko terkena stunting 43 kali dibanding anak yang tidak riwayat berat badan lahir rendah. (p=0.003) OR=43.00 95%CI=3.563-519.05. Puskesmas Simarmata telah membuat program pencegahan dan penurunan angka kejadian Stunting berupa deteksi dini ibu hamil dengan Kurang Energi Kronik (KEK), Pengawaasan pemberian makan tambahan (PMT) pada ibu hamil yang mengalami KEK, melakukan edukasi kepada ibu hamil dan ibu menyusui tentang cara mengolahan makanan protein tinggi.