Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Fuzzy TOPSIS for Post-Harvest Losses Drivers Evaluation in Fish Supply Chain: A Case Study Muhammad Faisal Ibrahim; Taufik Kurrahman; Prita Meilanitasari
Jurnal Teknik Industri Vol. 24 No. 2 (2023): August
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol24.No2.127-140

Abstract

Being highly susceptible to damage, fish result in significant post-harvest fish losses (PHFL) due to quality deterioration from inefficient harvesting and market dynamics. This study aims to identify the leading factors driving PHFL and construct a practical decision-making framework for the fisheries industry's development. Employing the fuzzy TOPSIS method, we scrutinized the critical causes of PHFL. Our literature review revealed four aspects and 13 operational processes contributing to PHFL across the supply chain. Among these processes, four drivers were the primary culprits: excessive fish capacity in shipping baskets, inadequate ice cooling during transportation to suppliers, insufficient ice cooling during supplier sorting, and the absence of appropriate tools for small retailers. To alleviate PHFL and enhance the fishery industry, priority should be given to addressing excessive fish capacity in shipping baskets, which poses a risk of physical damage during transit. Moreover, inadequate ice-cooling techniques, particularly in transportation and supplier sorting stages, raise public health and food safety concerns. Stakeholders must prioritize these critical factors for PHFL reduction.
Development of Integrated Warehouse Application for Retail Business with Multi-Echelon Demand using Open-source ERP System Prita Meilanitasari; Muhammad Faisal Ibrahim
Jurnal Sistem Informasi Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Sistem Informasi (Journal of Information System)
Publisher : Faculty of Computer Science Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21609/jsi.v19i2.1294

Abstract

The Integrated Warehouse Application (IWA) is a platform that combines inventory management, order management, warehouse operations, shipping, logistics, and reporting and analysis. It helps users manage their inventory to meet supply and demand requirements. Although many large companies use IWA to increase their operational efficiency, its complexity, technology, and customization requirements make it too expensive for small and medium-sized enterprises (SMEs). Our study focuses on SMEs in the retail business, where fast and accurate order processing is important for customer satisfaction and loyalty. We researched how to accommodate multi-echelon demand for the retail industry. To address these challenges, we used an Open-source ERP System called Odoo to create the IWA. Our findings show that implementing an integrated warehouse inventory system like the one provided by Odoo can offer real-time visibility into inventory levels, orders, and shipments. Automating manual processes enhances speed and accuracy, which improves customer service and business performance.
Replikasi Model Pengelolaan Sampah untuk Inisiasi Desa Mandiri Lingkungan Bakalan Pule Lamongan Prita Meilanitasari; Amanda Dewi Cahyani; Zabrina Haria Yuniar; Zaddya Rahadatul ‘Aisy; Fara Kamila Hudy
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3220

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Bakalanpule, Lamongan masih menjadi isu penting karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah serta keterbatasan infrastruktur desa. Program pengabdian masyarakat ini dipilih sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga sekaligus memperkenalkan model bank sampah berbasis benchmarking dari desa di Gresik. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, sosialisasi, demonstrasi pembuatan kompos, serta evaluasi pemahaman masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Juli 2025 dengan peserta sebanyak 65 orang, mayoritas ibu rumah tangga. Sosialisasi disampaikan melalui presentasi materi, banner workflow diagram bank sampah, serta praktik langsung pembuatan pupuk kompos dari sisa sayuran pasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga terkait pemilahan sampah, pembuatan kompos, serta pemahaman alur kerja bank sampah. Hambatan berupa keterbatasan fasilitas dapat diatasi dengan dukungan kepala desa dan perangkat desa, sementara antusiasme masyarakat menjadi faktor pendukung utama. Program ini menghasilkan luaran berupa praktik pengolahan sampah rumah tangga, publikasi, dan dokumentasi kegiatan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam mengelola sampah secara berkelanjutan serta mendorong terciptanya praktik ekonomi sirkular di tingkat lokal.
Strategi Pengembangan Potensi Desa Berbasis Analisis SWOT di Desa Randupadangan Kabupaten Gresik Prita Meilanitasari; Maulin Masyito Putri; Firsya Shihabuddin; Denok Safara Sekar Dely; Rifan Dewa Pradika
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i2.6760

Abstract

Kabupaten Gresik merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki potensi desa yang dapat dikembangkan di berbagai bidang yang didukung oleh sumber daya manusia yang memadai. Hal ini bisa dilihat berdasar capaian MDGs tahun 2023 mencapai 78,44, meningkat sebesar 0,82 poin (1,05%) dibanding dengan tahun 2022. Sementara berdasarkan data yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Gresik, tingkat kemiskinan Kabupaten Gresik pada tahun 2023 mencapai 149,75 ribu orang, meningkat 0,11 ribu orang pada 2022. Salah satu desa di Kabupaten Gresik yang memiliki beberapa potensi yang dapat dikembangkan berbagai sektor adalah Desa Randu Padangan Kecamatan Menganti. Penelitian ini bertujuan untuk potensi yang dapat dikembangkan oleh desa di Kabupaten Gresik melalui program Pengabdian Masyarakat. Fokus penelitian ini, tim melakukan analisis potensi desa dengan menggunakan SWOT pada beberapa sektor antara lain pertanian, budaya, sarana, ekonomi dan sumber daya alam.