Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI VULVA HYGIENE TERHADAP PERILAKU VULVA HYGIENE PADA REMAJA PUTRI DI RW 09 LEUWIGAJAH Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vulva hygiene yang kurang baik dapat menimbulkan masalah seperti keputihan, iritasi kulit genital, alergi, peradangan, infeksi saluran kemih, hal tersebut berkaitan dengan saluran kemih bawah wanita lebih pendek. Salah satu upaya edukasi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan perilaku remaja putri adalah memberikan pendidikan kesehatan melalui media video animasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video animasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest and posttest without control. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 35 remaja putri. Hasil penelitian menunjukkan perilaku remaja putri sebelum diberikan video animasi terdapat 16 orang (45,7%) kurang dan 19 orang (54,3%) baik. Kemudian perilaku remaja putri setelah diberikan video animasi terdapat 7 orang (20%) kurang dan 28 orang (80%) baik. Pengukuran dilakukan menggunakan kuisioner sebelum dan setelah diberikan intervensi menggunakan uji McNemer. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0,012 (<0,05), dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh pemberian video animasi vulva hygiene terhadap Perubahan perilaku vulva hygiene pada remaja putri. Bahwa data disimpulkan terdapat pengaruh video animasi vulva vygiene terhadap perubahan perilaku vulva hygiene pada remaja putri di RW 09 Leuwigajah.KATA KUNCI : Video Animsi, Vulva Hygiene, Perilaku, Remaja Putri 
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia melalui Program Senam Lansia Terstruktur (Senam Ceria) dengan Pendekatan Edukasi Interaktif Berbasis Komunitas Sri Wahyuni; Mona Megasari; Ade Ira Maulida; Jasmine Citra Lestari; Cyndy Sri Wahyuni
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v5i1.7716

Abstract

The increasing number of older adults requires promotive and preventive efforts to maintain quality of life, as aging is associated with declines in physical, psychological, and social functioning. Preliminary observations in RW 13, Leuwigajah Village, South Cimahi District, revealed that many older adults did not engage in regular physical activity and had limited knowledge regarding safe and appropriate exercise. This program aimed to improve older adults’ knowledge through a Structured Elderly Exercise Program (Senam Ceria) integrating health education and direct practice. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The intervention consisted of health education sessions, interactive discussions, structured exercise practice, and leaflet distribution. A total of 11 older adults participated in the program. Data were analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon Signed-Rank test. The results demonstrated an increase in the mean knowledge score from 77.27 ± 8.28 in the pre-test to 97.27 ± 4.67 in the post-test. The Wilcoxon test indicated a statistically significant difference (p = 0.003). The distribution of knowledge categories improved from 45% “good” and 55% “moderate” at pre-test to 100% “good” at post-test. The Structured Elderly Exercise Program (Senam Ceria) was proven effective in enhancing knowledge, participation, and awareness of the importance of regular physical activity among older adults. The program is recommended for sustainable implementation as part of community-based elderly health promotion initiatives.