Rakha Suri Utomo
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Empati Diri Dengan Altruisme Mahasiswa FKIP Uhamka Pandemi Angkatan 2018/2019 Rakha Suri Utomo; Nurmawati Nurmawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara empati dengan perilaku altruisme pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 250 responden mahasiswa dari berbagai angkatan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara tingkat empati dengan tingkat perilaku altruisme pada mahasiswa. Semakin tinggi tingkat empati yang dimiliki mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat perilaku altruisme yang ditunjukkan oleh mereka. Sebaliknya, mahasiswa dengan tingkat empati yang rendah cenderung menunjukkan perilaku altruisme yang lebih rendah pula. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa empati memainkan peran penting dalam mendorong perilaku altruisme pada mahasiswa. Mahasiswa dengan tingkat empati yang tinggi cenderung lebih peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain, yang mendorong mereka untuk menunjukkan sikap peduli dan membantu sesama. Di sisi lain, mahasiswa dengan tingkat empati yang rendah mungkin kurang peka terhadap perasaan orang lain, yang berdampak pada perilaku altruisme yang lebih rendah. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar mahasiswa mempertahankan dan meningkatkan tingkat empati mereka melalui kegiatan bakti sosial bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat lebih merasakan, memahami, dan membayangkan keadaan orang lain secara langsung, sehingga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menunjukkan perilaku altruisme terhadap sesama. Upaya ini dapat membantu menciptakan lingkungan kampus yang lebih empatik dan peduli terhadap orang lain, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan keharmonisan komunitas kampus secara keseluruhan.