Ryski Rahmawaty Lahmudin
Program Magister Ilmu Kefarmasian, Universitas Pancasila

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pengukuran Kinerja pada PT. Rfive Medika Dengan Menggunakan Metode Balanced Scorecard Beserta Rancangan Strategy Map Perusahaan Ryski Rahmawaty Lahmudin; Wahono Sumaryono; Derriawan Derriawan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13564

Abstract

Scorecard akan membantu perusahaan untuk melakukan pengukuran kinerja secara akurat yaitu dengan memperhitungkan aspek keuangan maupun aspek non keuangan agar mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan peningkatan kinerja usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja perusahaan menggunakan metode Balanced Scorecard sebagai alat pengukuran kinerja dan dasar pengembangan strategi pada PT.RFIVE Medika di Jakarta pada periode Tahun 2019. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif yang diperoleh melalui FGD dan observasi, sedangkan data kuantitatif berupa laporan laba rugi dan laporan neraca. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif berdasarkan 4 perspekitf, dimana persepktif keuangan dianalisis dari laporan keuangan, sedangkan perspektif pelanggan, perspektif proses internal bisnis serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dianalisis dari hasil kuesioner. Untuk meningkatkan kinerja perusahaan disusun strategy map dan key performance indocator dari masing-masing perspektif Balanced Scorecard, menetapkan bobot pencapaian serta program aksi untuk mencapai bobot KPI. Hasil penelitian dengan menggunakan Balanced Scorecard menunjukkan bahwa perspektif keuangan yang diukur berdasarkan GPM dan TATO sudah berada diatas rata- rata kecuali NPM, ROI, ROE dan ITOR. Hasil perspektif pelanggan berada pada ketegori tidak puas 54,45%, ragu-ragu 22,22% dan puas 23,33%. Hasil perspektif internal bisnis berada pada ketegori tidak puas 73,17%, ragu-ragu 21,95% dan puas 4,88%. Hasil perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berada pada ketegori tidak puas 43,90%, ragu-ragu 26,83% dan puas 29,27%.