Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN, TRANSPARANSI INFORMASI DAN INFLUENCER SOSIAL MEDIA TERHADAP KEPUTUSAN GEN Z MELAKUKAN INVESTASI REKSADANA DENGAN FOMO SEBAGAI VARIABEL MODERATE (STUDI KASUS SURAKARTA) Hafshoh Nurul Fitriyah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : CV SWA ANUGERAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/tjis.v1i8.314

Abstract

Saat ini investasi menjadi suatu kegiatan yang sedang banyak dilakukan oleh sebagian besar orang. Tentu saja hal ini bukan tanpa sebab, melainkan dorongan guna memenuhi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier pada saat ini maupun di masa depan. Saat ini masih dapat ditemukan kasus penipuan investasi bodong yang dialami oleh Generasi Z karena kurangnya pengetahuan investasi dan pengetahuan keuangan. Maka dari itu, tujuan penelitian kali ini dilakukan guna mengetahui pengaruh pengetahuan keuangan, transparansi informasi dan Influencer sosial media terhadap keputusan Generasi Z melakukan investasi reksadana dengan FOMO sebagai variabel moderate (Studi kasus Surakarta). Penelitian kali ini merupakan sebuah penelitian kuantitatif yang berfokus untuk meneliti populasi berupa investor pasar modal di Surakarta. Sampel yang digunakan pada penelitian kali ini berjumlah 100 sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Lemeshow. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan penyebaran kuesioner. Data yang telah diperoleh, diolah menggunakan metode structural equation model dengan memanfaatkan software Amos. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial pengetahuan keuangan, transparansi informasi dan influencer sosial media memiliki hubungan positif dan tidak signifikan terhadap keputusan investasi reksadana. Penggunaan variabel FOMO dalam penelitian ini memberikan hasil berupa adanya peran FOMO dalam memoderasi hubungan antara pengetahuan keuangan, transparansi informasi dan influencer sosial media dengan keputusan investasi reksadana