Penerapan model pebelajran Problem Based Learning dilakukan untuk meningkatkan keaktifan berdiskusi dan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN Rogojampi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Sumber data pada penelitian ini yaitu tes untuk mengukur hasil belajar kognitif yang dilakukan pada akhir pembelajaran disetiap siklusnya dan dihitung secara kuantitatif untuk mengetahui persentase yang diperoleh berdasarkan nilai test akhir pembelajaran. Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan berdiskusi dan hasil belajar siswa. Dibuktikan dengan hasil belar dan keaktifan berdiskusi peserta didik pengalami peningatan setiap siklusnya yakni yaitu siklus I 70.58% Siklus II 79.4I% dan Siklus III 85.29%. Â