Latar Belakang : Anemia merupakan suatu keadaan dimana sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin berkurang sehingga jumlah pengangkutan oksigen tidak cukup atau sel darah merah yang abnormal Kadar Hb normal pada remaja putri adalah 12 gr/dL. Remaja putri dikatakan anemia jika kadar Hb <12gr/Dl.Pengetahuan anemia pada remaja merupakan langkah awal untuk pencegahan, dapat dilakukan dengan cara pemeriksan hemoglobin. Tujuan : Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang anemia remaja dan makanan tinggi zat besi pada mahasiswa tingkat 1 yang mengalami anemia di Asrama Putri Hilary. Metode : Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif. Jumlah Populasi dari keseluruhan Mahasiswa Tingkat 1 tersebut adalah sejumlah 74 orang yang terdiri dari Prodi D3 kebidanan, D3 Keperawatan, Mik, Tlm, Gizi .Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah dengan total populasi sebanyak 74 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian dari pengetahuan Anemia pada remaja dan makanan tinggi zat besi menunjukkan sebagian besar responden di Asrama Hilary berpengetahuan kurang 1 (3,2%), yang berpengetahuan cukup 6 (19,3) dan yang berpengetahuan baik 24 (77,5%) mayoritas kadar hemoglobin paling banyak remaja yang mengalami tidak anemia 43 (58,1%) dan yang mengalami anemia 31 (41,9). Kesimpulan : Dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan Pada saat ini memang pola konsumsi zat besi remaja sudah baik tetapi perlu ditingkatkan lagi. Angka kejadian anemia pada remaja yang diteliti saat ini tidak terlalu jauh berbeda dengan angka kejadian tidak anemia.