Kualitas layanan kesehatan di rumah sakit dapat tercermin dari seberapa efisien penggunaan tempat tidur. Nilai indikator penggunaan tempat tidur di RSD Kalisat Tahun 2017-2022 belum mencapai standar Barber Johnson. Tahun 2022 nilai BOR sebesar 49,84%, LOS 2,62 hari, TOI 3,68 hari, BTO 58,04 kali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab ketidakefisienan penggunaan tempat tidur dengan menggunakan pendekatan sistem. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala unit rekam medis, 3 perawat, 1 bidan, 2 dokter, kepala bidang pelayanan medis, dan kepala bagian promosi dan perlengkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tempat tidur di RSD Kalisat belum efisien. Tiga faktor penyebab utama tidak efisiennya penggunaan tempat tidur di RSD Kalisat yaitu fasilitas penunjang medis dan non medis belum tersedia lengkap, jumlah dokter yang tersedia kurang dan belum lengkapnya dokter spesialis, serta belum maksimalnya kegiatan promosi. Rekomendasi penyelesaian penyebab masalah tersebut yaitu penyediaan CT-multislice, menambah jumlah dokter dan dokter spesialis yang belum tersedia, membuat konten yang menarik untuk mempromosikan RSD Kalisat, serta membuat jadwal rutin kegiatan promosi di lapangan dan sosial media.