Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Rangkap Kerja Karyawan di Sebuah Perusahaan Sabiya Aryn Putri Hendrawan; Mohamad Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9230

Abstract

Abstract. The company's ability to manage human resources effectively is an important factor in achieving success. However, it cannot be denied that there are some companies that experience human resource limitations so they are forced to reduce the number of human resources needed. This has led some companies to implement concurrent employment policies for their employees. In this study, researchers tried to reveal the phenomenon of concurrent employment carried out by CV employees. Tiga Belas Melibas in the public relations and creative director sections. This qualitative research uses a phenomenological approach. Interviews, observations and documentation are data collection techniques in research. Researchers used an interactive model consisting of three stages, namely data reduction, data presentation and data verification as data analysis techniques. To test the validity of the data, this research uses triangulation of sources and techniques. The theory used in this research is the theory of social reality construction by Peter L. Berger and Thomas Luckmann with a phenomenological approach by Alfred Schutz to help researchers explain that a person's behavior or actions are based on certain reasons. The purpose of this research is to find out how employees who do double work interpret the work they do. The results of this study found that the motives of public relations practitioners to double as creative directors are due to loyalty motives, financial motives and networking motives. Then it was found that the dual work experience carried out by public relations practitioners was a sense of professionalism and diligence in working which was a form of work discipline, as well as work attitudes in the form of teamwork and kinship. While the meaning of concurrent work which is a form of self improvement and work is a form of responsibility. Abstrak. Kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia secara efektif menjadi faktor penting dalam mencapai kesuksesan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat beberapa perusahaan yang mengalami keterbatasan SDM hingga terpaksa untuk mengurangi jumlah SDM yang dibutuhkan. Hal ini membuat beberapa perusahaan menerapkan kebijakan rangkap kerja bagi karyawannya. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha mengungkapkan fenomena rangkap kerja yang dilakukan oleh karyawan CV. Tiga Belas Melibas pada bagian public relations dan creative director. Dalam penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Wawancara, observasi serta dokumentasi menjadi teknik pengumpulan data dalam penelitian. Peneliti menggunakan interactive model yang terdiri dari tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data serta verifikasi data sebagai teknik analisis data. Untuk menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber serta teknik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori konstruksi realitas sosial oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann dengan pendekatan fenomenologi oleh Alfred Schutz guna membantu peneliti menjelaskan bahwa perilaku atau tindakan seseorang didasarkan oleh alasan tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karyawan yang melakukan rangkap kerja memaknai pekerjaan yang dilakukannya. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa motif praktisi public relation melakukan rangkap kerja menjadi creative director karena motif loyalitas, motif finansial serta motif networking. Lalu ditemukan pengalaman rangkap kerja yang dilakukan praktisi public relations yakni rasa profesional dan tekun bekerja yang merupakan bentuk dari disiplin kerja, serta sikap kerja berupa teamwork dan kekeluargaan. Sedangkan makna dari rangkap kerja yang merupakan bentuk dari self improvement serta bekerja bentuk tanggung jawab.
Aktivitas Public Relations Perusahaan Happy Go Lucky dalam Program Priveecard: (Studi Kasus mengenai Aktivitas Komunikasi dan Aktivitas Manajemen Public Relations Perusahaan Happy Go Lucky House Bandung Pada Program Priveecard) Rahmanadya Nurdiani Riyadi Rahmanadya Nurdiani Riyadi; mohamad subur drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9534

Abstract

Abstract. Public Relations (PR) plays an important role in carrying out planned and sustainable programs as part of organizational management and strives to maintain a good relationship between the company and customers. This study aims to analyze whether there are management activities and communication activities carried out by PR in the priveecard program at Happy Go Lucky House Bandung. This type of qualitative research uses case studies as a research method with the subject being studied is a team at Happy Go Lucky House Bandung. Data collection techniques are carried out in three ways, namely observation, interviews and written sources. Data reduction, data presentation and data verification are used to perform data analysis techniques. To test the validity of the data in this study, a triangulation test was carried out. Abstrak. Public Relations (PR) memegang peranan penting dalam menjalankan program yang terencana dan berkesinambungan sebagai bagian dari pengelolaan organisasi serta berupaya menjaga hubungan baik antara perusahaan dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adakah aktivitas manajemen dan aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh PR dalam program private card di Happy Go Lucky House Bandung. Jenis penelitian kualitatif ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan subjek yang diteliti adalah tim di Happy Go Lucky House Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu observasi, wawancara dan sumber tertulis. Reduksi data, penyajian data dan verifikasi data digunakan untuk melakukan teknik analisis data. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan uji triangulasi.