Nanda Tri Lestari
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Praktik Utang-Piutang pada Shopee Pinjam menurut Teori Qard: Studi Kasus di Desa Nglandung Kabupaten Madiun Nanda Tri Lestari; Muhammad Ali Murtadlo
Jurnal Antologi Hukum Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/antologihukum.v3i1.2314

Abstract

This article aims to discuss, first, how qard analysis of the debt-repayment contract at Shopee Pinjam (SPinjam) in Nglandung Village RT 08 / RW 01, Geger District, Madiun Regency and secondly, how and analysis of the implementation of debt-repayment at Shopee Pinjam (SPinjam) in Nglandung Village RT 08 / RW 01, Geger District, Madiun Regency. As for the type, this research includes field research, while the approach used is qualitative. The data collection techniques used were in-depth interviews, observation, and documentation. The analysis method used in this research is the inductive method. From this research, it can be concluded that first, the practice of debt and credit in SPinjam carried out by the women of RT 08 Nglandung village uses sight mu'athah or sight which is not accompanied by a lafaz or only uses actions, and this is allowed according to the qard theory. Second, there are deductions for admin fees, interest, and late fees, which are included in usury and prohibited in Islamic law. Artikel ini bertujuan membahas tentang; pertama, bagaimana analisis qard terhadap akad utang-piutang pada Shopee Pinjam (SPinjam) di Desa Nglandung RT 08/ RW 01, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dan kedua bagaimana analisis qard terhadap implementasi utang-piutang pada Shopee Pinjam (SPinjam) di Desa Nglandung RT 08/ RW 01, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Adapun menurut jenisnya, penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) sedangkan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (indepth interview), observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pertama, praktik utang-piutang pada SPinjam yang dilakukan oleh ibu-ibu RT 08 desa Nglandung menggunakan shighat mu’athah atau shighat yang tidak disertai dengan lafaz atau hanya menggunakan tindakan, dan hal tersebut diperbolehkan menurut teori qard. Kedua, adanya potongan biaya admin, bunga, serta biaya keterlambatan yang termasuk riba dan diharamkan dalam syariat Islam.