Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendapatan Bagi Hasil Musaqah Dan Harga Jual Terhadap Kesejahteraan Petani Penggarap Kelapa Desa Manunggal Makmur Tanjung Jabung Timur Novi Widiyawati; Agustina Mutia; Nurrahma Sari Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan bagi hasil musaqah dan Harga jual Terhadap kesejahteraan petani penggarap kelapa secara persial dan simultan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket dan wawancara. Metode penelitian menggunakan penelitian jenis kuantitatif, Objek yang digunakan adalah petani Desa Manunggal Makmur Tanjung Jabung Timur. dengan populasi seluruh petani penggarap kelapa yang menggunakan akad musaqah di Desa Manunggal Makmur yang bekerja minimal 2 tahun dengan jumlah sampel 95 responden. pendapatan bagi hasil musaqah (X1) menunjukkan nilai T hitung sebesar 2,343 > T tabel 1.682 dengan nilai signifikan 0.021 < 0.05. maka dapat disimpulkan bahwa variabel (X1) bagi hasil musaqah berpengaruh positif terhadap variabel Y Kesejahteraan Petani Penggarap Kelapa Desa Manunggal Makmur Tanjung Jabung Timur. Variabel harga jual (X2) menunjukkan nilai T hitung sebesar 6,843 > T tabel 1.682 dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05. maka dapat disimpulkan bahwa variabel (X2) harga jual berpengaruh positif terhadap variabel (Y) Kesejahteraan Petani Penggarap Kelapa Desa Manunggal Makmur Tanjung Jabung Timur. Berdasarkan hasil uji simultan Karena nilai F hitung (44,992) > F tabel (3.21) maka dapat disimpulkan bahwa kedua variabel independen yaitu bagi hasil musaqah dan harga jual secara bersama sama berpengaruh terhadap variabel dependent Kesejahteraan Petani Penggarap Kelapa Desa Manunggal Makmur Tanjung Jabung Timur dengan tingkat signifikan 0,000< 0,05. Berdasarkan uji nilai koefisian determinasi atau R squere adalah sebesar 0.494 atau 49,4% hal ini menunjukkan bahwa variabel independent yaitu bagi hasil musaqah dan harga jual berpengaruh terhadap variabel dependent yaitu Kesejahteraan Petani Penggarap Kelapa Desa Manunggal Makmur Tanjung Jabung Timur sebesar 49,64% sedangkan 50,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak di teliti dalam penelitian ini.
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN, KEPERCAYAAN DAN RISIKO KEUANGAN PRIBADI TERHADAP KEPUTUSAN MAHASISWA MENGGUNAKAN E-WALLET DI KOTA JAMBI Affriliana Affriliana; Nurlia Fusfita; Nurrahma sari Putri
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nusantara Hasana Journal, June 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine how student’s decisions to use digital wallets in Jambi City are influence by their perceptions of ease of use, trust, and personal financial risk. The study applies a quantitative approach, where data were collected by distributing questionnaires to student who actively use digital wallet service. Data analysis in this research was conducted using the SEM-PLS technique. The finding reveal that perceived ease of use has a positive and significant effect on the decision to adopt e-wallets, with a coefficient value of 0,396. Trust also shows a positive and significant influence with a coefficient value of 0,477. In addition, personal financial risk demonstrates a positive and significant relationship with a coefficient value of 0,125. These results suggest that although student take potential risk into account, ease of use and trust play a more decisive role in shapping their decisions to utilize e-wallet service. Futhermore, this study supports the relevance of the Technology Acceptance Model in explaining decisions regarding the use of digital wallets, where perceptions of ease of use and trust are key factors in technology adoption, while personal financial risk encourage users to be more cautions when using digital services.