Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MAKET SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN ARSITEKTUR PADA KAJIAN FASAD DINAMIS Sita Yuliastuti Amijaya; Yordan Kristanto Dewangga
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i4.17048

Abstract

Abstrak: Mata kuliah Advanced Environmental System merupakan mata kuliah pilihan yang menawarkan kompetensi lanjutan bagi mahasiswa untuk mempelajari topik tertentu dan penelitian yang lebih mendalam di bidang Ilmu Bangunan. Metode pembelajaran sebelum pandemi covid lebih banyak dilakukan melalui praktik/workshop. Kajian Fasad Dinamis merupakan salah satu topik mata kuliah yang menarik untuk dikaji dalam metode praktik dibandingkan dengan metode lainnya. Workshop Fasad Dinamis dirancang untuk durasi dua minggu. Metode pengumpulan data menggunakan data dokumen pembelajaran dan metode angket. Instrumen pengumpulan data berupa lembar kuisioner dan analisis data menggunakan teknik analisis deskrisptif kualitatif. Penelitian metode pembelajaran ini bertujuan untuk (1) mengetahui keefektifan penggunaan model maket melalui kegiatan workshop dengan topik Dynamic Facade, serta (2) mengetahui keefektifan metode workshop dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap topik pembelajaran. Penelitian menunjukkan bahwa desain kegiatan kuliah praktik atau workshop memudahkan mahasiswa dalam memahami topik Fasad Dinamis. Mahasiswa lebih memahami materi pembelajaran melalui kegiatan workshop ini. Pembelajaran dapat lebih kreatif, menarik, dan interaktif dengan menerapkan metode simulasi.Abstract:  The Advanced Environmental System course is an elective course that offers advanced competencies for students to study certain topics and more in-depth research in the field of Building Science. The learning method before the covid pandemic was mostly done through practice/workshops. The Study of Dynamic Facades is an interesting subject topic to study in practical methods compared to other methods. The Dynamic Facades Workshop is designed for a duration of two weeks. The data collection method uses learning document data and the questionnaire method. Data collection tools in the form of questionnaires and data analysis using descriptive qualitative analysis techniques. This learning method research aims (1) to determine the effectiveness of using mock-ups through workshop activities on the topic of Dynamic Facade, as well as (2) to determine the effectiveness of the workshop methods in increasing student understanding of learning topics. Research shows that the design of practical lectures or workshops makes it easier for students to understand the topic of Dynamic Facades. The students have better understanding in the learning material through this workshop activity. Learning can be more creative, interesting, and interactive by applying the simulation method.
Metode evaluasi pelatihan desain kemasan dan fotografi untuk meningkatkan kualitas UMKM Sita Yuliastuti Amijaya; Wiyatiningsih Wiyatiningsih; Yordan Kristanto Dewangga
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.29991

Abstract

Abstrak Pelaksanaan program pengabdian pada Pelatihan Desain Kemasan dan Fotografi melibatkan masyarakat pelaku usaha di wilayah Desa Pandowohrajo Sleman. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam bidang pemasaran dan promosi produk. Program pengabdian ini mempertimbangkan permasalahan yang ditemukan pada mitra yaitu kendala pada aspek desain kemasan produk serta promosi yang belum optimal dilakukan. Sejalan dengan hal tersebut, program Pelatihan Desain Kemasan dan Fotografi Produk ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM agar semakin berdaya. Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah (a) Persiapan dan koordinasi, (b) Pelaksanaan dan evaluasi, (c) Pendampingan pasca kegiatan. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui workshop, yaitu workshop desain kemasan dan fotografi produk. Metode evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pre-test dan post test. Fokus tulisan ini adalah pada metode/model evaluasi pre-test dan post-test yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan program. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa profil peserta adalah pelaku usaha di bidang kuliner, yaitu sebanyak 89,1%, sehingga materi terkait dengan desain kemasan sangat membantu peserta untuk memahami tujuan dan syarat-syarat yang perlu diperhatikan untuk kemasan produk makanan. Selain itu, program pelatihan dapat diterima peserta dengan baik; materi narasumber sangat diperlukan bagi para peserta untuk meningkatkan nilai jual produk melalui kemasan yang tepat dan efektif. Promosi produk yang baik membutuhkan dukungan foto atau gambar yang baik dan disajikan dengan tepat, sehingga produk akan semakin mudah diingat di pasaran serta memberikan kesan yang mendalam bagi konsumen. Kata kunci: desain kemasan; fotografi; pelatihan; pre-test dan post-test; produk Abstract The implementation of the community service program in the Packaging Design and Photography Training involves business actors in the Pandowohrajo Village area of Sleman. This community service activity is intended to improve the ability of MSME actors in the field of product marketing and promotion. This community service program considers the problems found in partners, namely obstacles in the aspect of product packaging design and promotion that have not been optimally carried out. In line with this, the Packaging Design and Product Photography Training program is held to improve the ability of MSME actors to be more empowered. The stages of community service activities are (a) Preparation and coordination, (b) Implementation and evaluation, (c) Post-activity assistance. The method of implementing the activity is carried out through a workshop, namely a packaging design and product photography workshop. The evaluation method is carried out using a pre-test and post-test. The focus of this article is on the pre-test and post-test evaluation methods/models used to evaluate the level of success of the program. The results of the pre-test and post-test show that the participant profile is a business actor in the culinary field, which is 89.1%, so that the material related to packaging design is very helpful for participants to understand the objectives and requirements that need to be considered for food product packaging. In addition, the training program can be well received by participants; resource person materials are very necessary for participants to increase the selling value of products through appropriate and effective packaging. Good product promotion requires the support of good photos or images and is presented properly, so that the product will be more easily remembered in the market and give a deep impression to consumers. Keywords: packaging design; photography; workshop; pre-test and post-test; product