Pancasila adalah sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, dasar negara bangsa Indonesia, dan sebagai ideologi nasional. Bangsa Indonesia harus dapat melaksanakan dan menerapkan nilai-nilai pancasila di dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab dalam seni budaya wayang golek serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara Sila Kedua Pancasila, yaitu kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dengan keragaman dan kedalaman cerita dalam wayang golek. Seni wayang golek mencerminkan nilai-nilai fundamental Pancasila dalam berbagai aspek, menyampaikan pesan moral dan mengabstraksi kehidupan bangsa Indonesia. Wayang golek juga memiliki peran dalam pendidikan dan pelestarian budaya, yang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting dalam memahami hubungan antara seni tradisional dan nilai-nilai Pancasila dalam konteks budaya Indonesia. Meskipun dihadapkan pada tantangan penurunan minat generasi muda dan pengaruh budaya global, pelestarian budaya lokal harus terus dilakukan dengan kolaborasi kreatif. Seni wayang golek dapat digunakan sebagai sarana pendidikan yang mempromosikan karakter dan Sila ke-2 Pancasila, menjadikannya relevan dalam pendidikan dini. Hal ini akan mendukung pelestarian dan penyebaran nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, yang menjadi landasan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.