Nedita Putri Bandaro
STIKes Ranah Minang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Toksikologi Akut Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia Mahagoni Jacq) pada Mencit Putih Jantan Netti Kemala Sari; Vivaldi Ersil; Selvi Merwanta; Nedita Putri Bandaro
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Farmasetis: Mei 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v11i1.1784

Abstract

Uji toksikologi akut adalah suatu pengujian untuk mendeteksi efek toksik yang muncul dalam waktu singkat setelah pemberian sediaan uji yang diberikan secara oral dalam dosis tunggal atau berulang dalam 24 jam. Biji mahoni merupakan tanaman yang digunakan dimasyarakat untuk menurunkan kadar gula darah dan pada penelitian lain berkhasiat sebagai antipiretik, antibakteri dan antioksidan.  Pada penelitian ini uji toksikologi akut oral menggunakan metode konvesional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek toksik dari ekstrak biji mahoni dan nilai LD50  dari ekstrak biji mahoni. Hewan uji adalah mencit putih jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok, 1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan dengan dosis 500mg/kgbb, 2500mg/kgbb dan 7500mg/kgbb. Pengamatan insentif 30 menit setelah perlakuan dan 3 jam setelah perlakuan dan dilanjutkan selama 14 hari. Hasil penelitian didapatkan potensi ketoksikan ekstrak biji buah mahoni adalah praktis tidak toksik dan nilai LD50 yang didapatkan LD50 semu yaitu 2.493,8 /kgbb. 
Formulasi Sabun Padat dengan Penambahan Ektrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L) Nedita Putri Bandaro; Vivaldi Ersil; Netti Kemala Sari; Selvi Merwanta
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Farmasetis: Agustus 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v11i2.1786

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan sabun mandi padat transparan dengan penambahan ektrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) dengan tiga variasi formula. Formula FI merupakan formula standar sebagai pembanding, formula II, III, dan IV merupakan formula uji dengan penambahan ektrak kulit buah manggis dengan konsentrasi 2%, 4%, dan 6% secara berturut. Setelah dilakukan evaluasi terhadap ke-empat formula, di dapatkan bahwa formula II merupakan formula yang mendekati formula standar sesui SNI No.06- 3532-1994 dengan hasil evaluasi kadar air 43.5%, pH 9.6, dan banyak busa 49 ml. Dari hasil pengujian kesukaan terhadap 10 orang responden formula II merupakan yang paling di sukai, dengan hasil testimoni transparansi 3,1 (sangat suka), warna 2,6 (suka), daya bersih 3 (suka), busa 2,7 (suka), kehalusan kulit 2,6 (suka), dan kesan kesat 3,1 (sangat suka).
Formulasi dan Evaluasi Mutu Fisik Sediaan Masker Gel Peel-off dari Kombinasi Ekstrak Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix) dan Sari Mentimun (Cucumis sativus L.) Netti Kemala Sari; Nedita Putri Bandaro; Fahratul Salsa Billa
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 5 No. 2 (2026): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v5i2.271

Abstract

Masker gel peel-off merupakan sediaan kosmetik yang praktis digunakan untuk perawatan kulit karena mampu membersihkan kotoran dan sel kulit mati sekaligus memberikan efek segar pada wajah. Ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hystrix) mengandung flavonoid dan minyak atsiri yang bersifat antibakteri dan antioksidan, sedangkan sari buah mentimun (Cucumis sativus) memiliki efek melembapkan dan menyejukkan kulit. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik fisik masker gel peel-off dengan kombinasi ekstrak kulit jeruk purut dan sari buah mentimun. Formulasi dibuat dalam empat variasi konsentrasi, yaitu F0, F1, F2, dan F3. Evaluasi meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji waktu mengering. Hasil uji organoleptik menunjukkan seluruh formula berbentuk semi padat, beraroma jeruk, dan memiliki warna yang semakin pekat seiring peningkatan konsentrasi bahan aktif. Uji homogenitas memperlihatkan tekstur rata tanpa partikel kasar. Nilai pH berada dalam rentang aman untuk kulit. Daya sebar 5–7 cm, dengan F1 tertinggi (6,26 cm) dan waktu mengering berkisar 16–20 menit. Berdasarkan hasil tersebut, kombinasi ekstrak kulit jeruk purut dan sari buah mentimun dapat diformulasikan menjadi masker gel peel-off yang memenuhi persyaratan mutu fisik.