Perkembangan teknologi digital mendorong pemanfaatan website sebagai media promosi pariwisata yang efektif dalam menyampaikan informasi dan membangun citra destinasi wisata. Dalam promosi pariwisata digital, strategi kebahasaan persuasif dan deskriptif berperan penting dalam menarik perhatian serta memengaruhi minat wisatawan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk strategi persuasif dan deskriptif dalam teks promosi pariwisata pada website Paris Je T’aime, khususnya artikel Que faire à Paris en avril 2026, serta menjelaskan fungsi penggunaannya dalam menarik minat audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung strategi kebahasaan dalam teks promosi pariwisata. Data dikumpulkan melalui metode simak dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik Pilah Unsur Penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi persuasif direalisasikan melalui penggunaan verba imperatif, ajakan implisit, bahasa evaluatif, hiperbola, dan pertanyaan retoris. Sementara itu, strategi deskriptif ditunjukkan melalui penggunaan adjektiva, penanda temporal dan spasial, nomina spesifik, serta enumerasi. Verba imperatif menjadi bentuk strategi persuasif yang paling dominan karena berfungsi mengarahkan pembaca untuk melakukan aktivitas wisata tertentu. Selain itu, penggunaan bahasa evaluatif dan unsur deskriptif mampu membangun citra positif terhadap destinasi wisata Paris serta membantu pembaca membayangkan pengalaman wisata yang ditawarkan. Dengan demikian, strategi persuasif dan deskriptif digunakan secara bersamaan untuk memperkuat fungsi informatif dan promotif dalam teks promosi pariwisata digital.