Kurnia
Program Studi Ilmu Komunikasi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Influencer terhadap Brand Awareness melalui Media Sosial Marina Srichasanah Siagian; Kurnia
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i3.9612

Abstract

Abstract. Payment trends are currently growing, making the advertising competition increasingly carried out by each company. Considering that the communication channel that is actively used in promoting a brand is social media, the company functions Influencers as a source of communication to build awareness of the product being advertised. This study aims to find out how much influence an influencer has on brand awareness through social media. In this study, the approach used is a quantitative approach with a non-probabilistic sampling method. The research data was collected by using a purposive sampling technique with as many as 100 respondents in the population of social media followers @soniafergina on the Instagram platform. Sonia Fergina is one of the influencers in the lifestyle category, which is enabled by LinkAja in promoting LinkAja products in 2021. The data obtained in this study were drawn from an online questionnaire. The data analysis used in this study is a simple linear regression analysis using PLS. The results of this study indicate that the influence of influencers as business communicators through social media will significantly affect brand awareness. The use of influencers in promoting LinkAja digital wallet application products is considered effective, and able to provide accurate information about LinkAja products. However, significant influence can be obtained if influencers have the capability to share information related to LinkAja products, in order to attract the audience to know more about LinkAja products. Abstrak. Trend pembayaran yang kian berkembang saat ini, membuat semakin meningkatnya perlombaan beriklan yang dilakukan oleh setiap perusahaan. Mengingat saluran komunikasi yang aktif digunakan dalam mempromosikan suatu brand adalah media sosial, maka perusahaan mengfungsikan Influencer sebagai source of communication untuk membangun kesadaran akan produk yang di iklankan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh seorang influencer terhadap brand awareness melalui media sosial. Pada penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode non-probabilistic sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan teknik purposive sampling melalui sebanyak 100 responden dalam populasi followers media sosial @soniafergina pada platform Instagram. Sonia Fergina merupakan salah satu influencer dengan kategori lifestyle, yang difungsikan oleh LinkAja dalam mempromosikan produk LinkAja pada tahun 2021. Perolehan data pada penelitian ini ditarik dari kuesioner online. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah análisis regresi linier sederhana dengan menggunakan PLS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh influencer sebagai komunikator bisnis melalui media sosial secara signifikan akan mempengaruhi brand awareness. Penggunaan influencer dalam mempromosikan produk aplikasi dompet digital LinkAja dinilai efektif, dapat memberikan informasi yang tepat mengenai produk LinkAja. Meski demikian, pengaruh yang signifikan bisa diperoleh jika influencer memiliki kapabilitas dalam membagikan informasi terkait produk LinkAja, agar menarik audience untuk mengetahui product LinkAja lebih jauh.
“Detik-Detik diselamatkannya Jo” Studi Konten Pesan Iklan Youtube #GoPaydiNetflix terhadap Digital Video Ads (DVAs) Muhammad Zahid; Kurnia
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i3.9616

Abstract

Abstract. Advertising uses social media as an advertising strategy. This research discusses specifically about Digital Video Ads Value in providing Gopay product information to the public in increasing Netflix subscription payments through Gopay. This study aims to examine the value in Gopay's advertisement entitled "The Seconds of Saving Jo". The method used in this study is a quantitative approach using the Convenience Sampling type of sampling technique. The population in this study are Gopay consumers who use social media actively and are followers of Gopay's social media. And knowing the content of the ad "Detik-Detik rescued Jo" the number of research samples was calculated using the Lemeshoe formula and 100 respondents were assigned as research samples. Data were collected using an online survey and analyzed using the Partial Least Square (PLS) method. The results of this study indicate that message content is proven to have an effect on DVA Value. If Gopay wants to increase the value of its advertising communications, it must still be able to maintain the Message content of Digital Video Ads (DVAs) created by ensuring that there is Entertainment, Informativeness and Credibility in DVA content and ensuring that DVA content does not irritate or irritate the audience. Abstrak. Advertising menggunakan media sosial sebagai salah satu strategi iklan. Penelitian ini, dibahas secara spesifik tentang Digital Video Ads Value dalam memberikan informasi produk Gopay kepada khalayak dalam meningkatkan pembayaran berlangganan Netflix melalui Gopay. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti nilai dalam iklan Gopay yang berjudul “Detik-Detik diselamatkannya Jo”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Teknik sampling jenis Convenience Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Gopay yang menggunakan media sosial secara aktif dan merupakan pengikut Media sosial Gopay. Dan mengetahui konten iklan “Detik- Detik diselamatkannya Jo” jumlah sampel penelitian dihitung dengan menggunakan Rumus Lemeshoe dan ditetapkan 100 responden sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan survei online dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Message content terbukti berpengaruh pada DVA Value. Apabila Gopay ingin meningkatkan nilai komunikasi iklannya maka harus tetap dapat mempertahankan Message content Digital Video Ads (DVAs) yang dibuat dengan memastikan adanya muatan Entertainment, Informativeness dan Credibility dalam konten DVA dan memastikan bahwa konten DVA tidak mengganggu (Irritation) atau menjengkelkan bagi audiens.