Husna karimah
Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peluang dan Tantangan Pengembangan Potensi Wisata di Kabupaten Banjar Melyda Rahmah; Lola Malihah; Husna Karimah
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 18 No 2 (2023): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.18 NO.2 DESEMBER 2023
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v18i1.344

Abstract

Kabupaten Banjar merupakan salah satu wilayah terluas di Provinsi Kalimantan Selatan, menepati urutan ketiga setelah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu. Kabupaten ini memiliki kondisi alam yang beragam dan letaknya yang strategis serta memiliki banyak peninggalan sejarah, sehingga menjadikanya sebagai salah satu wilayah dengan potensi wisata yang beragam. Berdasarkan kondisi tersebut peneliti ingin menganalisis lebih dalam bagaimana peluang dan tantangan pengembangan pariwisata di Kabupaten Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peluang pariwisata di Kabupaten Banjar sangat prospektif di masa depan apabila terus dikembangkan, khususnya yang paling dominan yaitu wisata alam dan wisata religi yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, hal ini dikarenakan wisata alam yang ada di Kabupaten Banjar masih terjaga kealamiannya hingga sekarang. Selain itu, wisata religi di Kabupaten Banjar juga cukup terkenal dan pengunjungnya cukup ramai. Hal ini dikarenakan terdapat ulama yang cukup masyhur dan memiliki pengaruh besar dalam syiar agama Islam di Kalimantan Selatan. Kabupaten Banjar juga memiliki potensi wisata buatan yang diciptakan dari kreativitas manusia seperti Alun-Alun Ratu Zaleha Martapura. Akan tetapi, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, yaitu pembinaan pada masyarakat sekitar wisata dan akses menuju wisata yang cukup sulit. Oleh karena itu peran pemerintah sangat penting dalam menentukan strategi dan kebijakan terkait pengembangan potensi wisata. Peningkatan kesadaran masyarakat juga tidak kalah penting agar pengembangan potensi wisata di Kabupaten Banjar dapat terlaksana dengan baik.
PENGARUH PERSEPSI, LOKASI, DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT MEMBUKA REKENING BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) PADA MASYARAKAT KECAMATAN ASTAMBUL Salmiah Salmiah; Yulida Mardini; Husna karimah
RIBHUNA : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 4 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Islamic Banking Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/ribhuna.v4i1.2570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi, lokasi, dan pengetahuan terhadap minat membuka rekening BSI. Deengan adanya persepsi, terjangkaunya lokasi dan bertambahnya tingkat pengetahuan masyarakat akan meningkatkan minat membuka rekening di BSI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan sumber data yang digunakan adalah data primer. Sebanyak 100 orang masyarakat Kecamatan Astambul dipilih sebagai responden. Berdasarkan hasil analisis persepsi dan pengetahuan memiliki pengaruh secara parsial terhadap minat membuka rekening BSI dengan thitung sebagai 4,415 > ttabel 1.661 dan thitung sebanyak 4,726 > ttabel 1,661 secara berurutan. Dimana Ho ditolak, artinya persepsi dan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat membuka rekening. Sedangkan lokasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap minat membuka rekening BSI dengan t hitung 1,196 < ttabel 1,661. Dimana Ho diterima, berarti lokasi tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap minat membuka rekening. Serta persepsi, lokasi, dan pengetahuan memiliki pengaruh secara simultan terhadap minat membuka rekening BSI dengan uji F didapatkan Fhitung 39,448 > Ftabel 2,698. Dimana Ho ditolak, artinya persepsi, lokasi, dan pengetahuan berpengaruh posotif dan signifikan terhadap minat membuka rekening BSI. Hasil R2 didapatkan 53,8% menunjukan bahwa variabel persepsi, lokasi, dan pengetahuan berpengaruh secara bersama-sama. Kata Kunci : Persepsi, Lokasi, Pengetahuan, Minat menggunakan BSI