This Author published in this journals
All Journal Intuisi
Pohan, Junita Agnes
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT PARU dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA Pohan, Junita Agnes; Budiningsih, Tri Esti
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 4, No 3 (2012): November 2012
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v4i3.13342

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor  yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga pada tahun 2012. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, Pengambilan sampel berdasarkan kriteria-kriteria penelitian antara lain pasien yang tidak patuh, berusia dan terdaftar sebagai pasien di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga minimal 2 bulan waktu penelitian diadakan Jumluh sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan mengunakan angket, yaitu angket faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat yang kemudian dianalisis dengan baniuan (SPSS) versi 17.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui dari sepuluh faktor diketahui ada tiga faktor yang paling dominan mempenguruhi ketidakpatuhan minum obat pasien tuberculosis di rumah sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga. Ketiga faktor itu antara lain faktor pengetahuam faktor sosio-ekonomi, faktor regimen obat, semua dalam kategori tinggi. Seiain itu ketujuh faktor yang lain dalam kategori rendah. Faktor itu antara lain faktor dukungan sosial, faktor pertimbangan keuntungan dan keefektifan, faktor sikap pertimbangan kerugian walau dan uang, faktor kepribadian, faktor dukungan petugas kesehatan, faktor komunikasi dokter dan pasien menjadi faklor kesepuluh dan menjadi faktor yang paling rendah. Disarankan kepada Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit tuberkulosis dan pengobatan yang harus diikuti pasien.Â