Matius I Totok Dwi Koryanto
Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengaktualisasi Konsep Hidup Benar dalam Perspektif 1 Petrus 3:8-10 Kelvin Widarta; Matius I Totok Dwi Koryanto; Yosua Budi Ristiono
Jurnal Teologi Gracia Deo Vol 6, No 1: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46929/graciadeo.v6i1.82

Abstract

It is crucial to apply the values of right living in daily life, focusing on how the concept of right living by biblical teachings can form healthy and harmonious relationships within the Christian community. God has a purpose in every human being. That purpose is for humans to have a life that loves, serves, glorifies, and fellowships with God. Unfortunately, God's good purpose is undermined by human beings themselves when they choose to disobey God so that sin dominates all aspects of human life. So, with this research, the author poured out Peter's advice to strengthen the faith of believers and the primary teaching that becomes the foundation of believers. To have the concept of righteous living. Using a descriptive qualitative method, the conclusion that can be drawn is that applying these values in daily life allows individuals to build healthy and harmonious relationships in the Christian community, reflecting the character of Christ and strengthening the testimony of faith. Thus, living the correct concept of life following the Bible's teachings, as Peter taught, is an essential calling for every Christian living their daily lives.  AbstrakPentingnya penerapan nilai-nilai hidup benar dalam kehidupan sehari-hari, dengan fokus pada bagaimana konsep hidup yang benar sesuai dengan ajaran Alkitab dapat membentuk hubungan yang sehat dan harmonis dalam komunitas Kristen. Allah memiliki maksud dan tujuan pada diri setiap manusia. Tujuan tersebut ialah agar manusia memiliki hidup yang mengasihi, melayani, memuliakan, dan bersekutu dengan Allah. Tetapi sangat disayangkan tujuan Allah yang amat baik ini dirusak oleh manusia itu sendiri ketika manusia memilih untuk tidak taat kepada Allah sehingga dosa menguasai seluruh aspek kehidupan manusia. Maka dengan penelitian ini penulis menuangkan nasihat Petrus diberikan bukan hanya untuk menguatkan iman orang percaya, tetapi pengajaran dasar yang menjadi fondasi orang percaya. Untuk memiliki konsep hidup benar. Menggunkan metode kualitatif deskritif maka Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa penerapan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari memungkinkan individu untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis dalam komunitas Kristen, yang pada gilirannya mencerminkan karakter Kristus dan memperkuat kesaksian iman. Dengan demikian, menghidupi konsep hidup yang benar sesuai dengan ajaran Alkitab, seperti yang diajarkan oleh Petrus, merupakan panggilan penting bagi setiap orang Kristen dalam menjalani kehidupan sehari-hari.