Coral Kolondam
Sekolah Tinggi Teologi Rumah Murid Kristus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Paradigma tentang Hutang-Piutang dalam Perspektif Biblikal Coral Kolondam
Jurnal Teologi Gracia Deo Vol 2, No 2 (2020): Januari 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46929/graciadeo.v2i2.49

Abstract

Paradigm becomes a concept of thinking that binds God's people. The wrong paradigm produces wrong life behavior. As absolute truth, the Bible is necessary to straighten out the paradigm of God's people to produce an authentic life of faith. The Biblical perspective must be the reference used. So, it is necessary to investigate with the right measuring instruments to find the proper standards regarding debts and receivables in the Christian life of God's people. Qualitative research methods are descriptive, use analysis, and emphasize perspectives generated through Bible observations. The research results found that several strategies are considered to be able to overcome the inequality problem discussed. The research results are expected to change the paradigm of God's people. AbstrakParadigma menjadi suatu konsep berpikir yang mengikat umat Tuhan. Paradigma yang salah menghasikan perilaku hidup yang salah. Alkitab sebagai kebenaran yang absolut dipandang perlu meluruskan paradigma umat Tuhan sehingga menghasilkan kehidupan beriman yang benar. Pers-perktif Alkitab harus menjadi acuan yang digunakan. Maka perlu untuk diselidiki dengan alat ukur yang tepat sehingga menemukan standar yang tepat perihal hutang piutang di tengah kehidupan kekristenan umat Tuhan. Metode penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bersifat deskripsi, cenderung menggunakan analisis dan lebih menonjolkan pada perspektif yang dihasilkan melalui observasi Alkitab. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat beberapa strategi yang dianggap bisa menjadi yang mengatasi masalah kesenjangan yang dibahas. Hasil penelitian diharapkan mengubah paradigma umat Tuhan.Â