Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SUSTAINABLE MARKETING MIX TERHADAP NIAT PEMBELIAN KEMBALI DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA PELANGGAN BATIK TULIS PAMEKASAN) Arya Satya Pratama; Darul Islam
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fym72r09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Sustainable Marketing Mix (Produk, Harga, Tempat, Promosi) terhadap Niat Pembelian Kembali pada produk Batik Tulis Pamekasan, serta menguji peran Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran perilaku konsumen dan perlunya strategi pemasaran yang adaptif bagi produk warisan budaya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui survei kepada 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen Sustainable Product dan Sustainable Price tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan maupun Niat Pembelian Kembali. Sebaliknya, variabel Sustainable Place dan Sustainable Promotion terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Niat Pembelian Kembali, di mana Promosi menjadi faktor yang paling dominan. Temuan lain dalam penelitian ini membuktikan bahwa Kepuasan Pelanggan tidak berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara Sustainable Marketing Mix dengan Niat Pembelian Kembali. Hal ini mengindikasikan bahwa keputusan konsumen untuk melakukan pembelian ulang lebih didorong oleh faktor stimulus eksternal, yaitu kemudahan akses distribusi dan paparan komunikasi pemasaran, dibandingkan faktor kepuasan terhadap atribut produk.  
Pengaruh Artificial Intelligence, Big Data Dan Otomatisasi Terhadap Kinerja SDM Di Era Digital Arya Satya Pratama; Suci Maela Sari; Maila Faiza Hj; Moh Badwi; Mochammad Isa Anshori
Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 4 (2023): Desember: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupiman.v2i4.2739

Abstract

Purpose - The digital era has fundamentally transformed the business landscape, presenting new challenges and opportunities for Human Resources (HR) management. This article investigates the effects of the utilization of Artificial Intelligence (AI), Big Data, and Automation on HR performance in an increasingly digital business environment. Findings - This research aims to identify how these technologies influence HR, both positively and negatively. Design/methodology/approach - Research methods include surveys, data analysis, and case studies across various industries. The results indicate that the presence of AI has altered how HR handles routine tasks. AI enables HR to optimize recruitment processes, deliver tailored training, and forecast future workforce needs. Big Data has become a valuable resource in HR decision-making. Data collected from various sources allows for in-depth analysis of employee performance, workplace happiness, and productivity trends. Automation has also reshaped the job landscape by taking over repetitive tasks, freeing up HR to focus on more strategic work. Practical implications - However, this research also underscores several challenges. Organizational culture changes are required to effectively integrate these technologies, and concerns about data privacy need to be addressed with stringent policies. Originality/value - In conclusion, the use of Artificial Intelligence, Big Data, and Automation has a significant impact on HR performance in the digital era. Organizations capable of integrating these technologies with an innovative work culture will emerge as leaders in optimizing their human resources and gaining a competitive edge in the ever-evolving digital age.