Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK ETANOL BUAH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lam.) Dewi Rahma Fitri; Hanifah Mustikawati; Divia Tita Afianty
ISTA Online Technologi Journal Vol. 1 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v1i1.25

Abstract

Abstrak Sabun merupakan kosmetik paling dibutuhkan manusia. Sabun digunakan untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan bakteri. Ekstrak buah nangka mengandung senyawa polifenol dan tanin, dimana senyawasenyawa tersebut berkhasiat sebagai antibakteri. Ekstrak buah nangka mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit dan kelembaban alami kulit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sabun mandi cair ekstrak etanol buah nangka yang memenuhi pesyaratan uji sesuai dengan SNI . formulasi dibuat dengan tiga varian kadar ekstrak yaitu pada kosentrasi F1 2,5 %, F2 5 %, dan F3 7,5 %. Ekstrak etanol buah nangka diperoleh melalui proses maserasi selama 5 hari dengan menggunakan pelarut etanol 70 %, Evaluasi sediaan sabun mandi cair ekstrak buah nangka yaitu organoleptik, homogenitas, pH, bobot jenis, viskositas, stabilitas busa. Pengujian disesuaikan dengan aturan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan pada F1 dan F2 dengan konsentrasi 2,5 % dan 5 % telah memenuhi syarat Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan nilai pH 7,70 dan 6,51, Bobot jenis yang dihasilkan adalah 1,0714, 1,0738, 1,0909 g/mL, telah memenuhi syarat SNI yaitu 1,01 - 1,10 g/mL. Abstract Soap is the most needed cosmetic for humans to cleanse the body of impurities and bacteria. Jackfruit extract contains polyphenol compounds and tannins, these compounds are efficacious as an antibacterial. Jackfruit extract contains vitamin C for skin health and natural moisture. This study aims to make a liquid bath soap formulation of jackfruit ethanol extract that meets the test requirements in accordance with SNI. The formulation was made with three variants of extract levels namely at F1 concentration 2.5%, F2 5%, and F3 7.5%. Jackfruit ethanol extract obtained through maceration process for 5 days using 70% ethanol solvent, Evaluation of jackfruit juice liquidbath soap preparations namely organoleptic, homogeneity, pH, specific gravity, viscosity, foam stability. Testing is adjusted to the rules of the Indonesian National Standard (SNI). The results showed that F1 and F2 with concentrations of 2.5% and 5% had met the requirements of the Indonesian National Standard (SNI) with pH values of 7.70 and 6.51, the resulting species weight was 1.0714, 1.0738, 1 , 0909 g / mL, has fulfilled SNI requirements, namely 1.01 - 1.10 g / mL.
COMPARISON OF PHYSICAL PROPERTIES PALM WAX AND PARAFFIN WAX AND REPELLENCY EFFECT OF AROMATHERAPY KAFFIR LIME PEEL OIL: erbandingan Basis Lilin Palm Wax Dan Paraffin Wax Terhadap Sifat Fisik Dan Daya Tolak Nyamuk Lilin Aromaterapi Minyak Kulit Jeruk Purut Sebagai Reppelent Dewi Rahma Fitri
IONTech Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v4i2.92

Abstract

Latar Belakang: Pemilihan basis lilin yang tepat akan mempengaruhi sifat fisik lilin aromaterapi dalam performanya. Palm wax mempunyai sifat mudah larut dalam air dan tingkat allergen kecil. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh lilin aromaterapi bersifat repellent yang mempunyai sifat fisik lilin yang baik dan mempunyai kemampuan daya tolak terhadap nyamuk Aedes aegypt. Metode: Kulit jeruk purut disetilasi diperoleh 93 ml dengan bobot jenis 0,9. Formula basis lilin perbadingan bahan dasar lilin palm wax dan asam sterat yaitu A1(10:90), A2(90:10), A3(50:50), A4(70:30), A5(30:70), paraffin wax dan asam stearat B1(75:25), B2(50:50) dan B3(90:10). Hasil: uji sifat fisik lilin semua sediaan mempunyai warna putih, tidak cacat, dan tidak ada gelembung udara, lama waktu bakar A1:10jam 5menit, A2:6jam 47menit, A3:8jam 20menit, A4:7jam 15menit, A5:9jam 7menit, B1:6jam 40menit, B2:7jam 26menit, B3:9 jam 5menit dan titik leleh A1:53.3°C , A2:55.8°C , A3:56.8°C, A4:54.9°C,A5:57.5°C, B1:54,4° C, B2:56,6° C, B3:58,8° C. Basis lilin yang digunakan adalah basis A3(50:50) dan B2(50:50) merupakan basis dengan perbandingan komposisi seimbang. Hasil uji sifat fisik lilin aromaterapi A31(50:50) dan B21(50:50) berwarna kuning, tidak cacat, tidak ada gelembung, waktu bakar A31:7jam 3 menit, B21:6jam 43 menit, titik leleh A31:54,8°C, B21:54,9, dan daya proteksi terhadap nyamuk aedes aegepty A31:86,6%, B21:83,3%. Kesimpulan: Diperoleh lilin aromaterapi palm wax sebagai basis lilin memenuhi sifat fisik sediaan lilin yang baik yaitu tidak cacat, tidak ada gelembung udara, waktu bakar 7jam 3menit, dan daya proteksi terhadap nyamuk aedes aegepty sebesar 86,6%.