Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kegiatan Coklit Pemantauan Pelaksanaan Tahapan Pemilu Tahun 2024 Hansen Jonatan; Joen Lie; Ricky Roy Nardson; Andrew Chrisdion; Dina Nur Isnaeni; Eric Valentino; Estevania Lie; Eugene Kurniawan; Jaenette Annamelliadyla; Jessica Gabriela; Kifnisa Bella Agostinan; Pandapotan Rafli Armando; Rich Jackson; Selvia Selvia; Siti Anissa Ayu Mulyani; Sun Bun; Andrian Andrian; Meylina Meylina; Junianti Junianti; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Carisa Dinar Aguspriyanti; Stivani Ayuning Suwarlan
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 5 No 1 (2023): The 5th National Conference for Community Service Project 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v5i1.8141

Abstract

Pemilihan umum merupakan sebuah proses yang harus dijalani oleh sebuah negara demokratis dalam pemilihan pemimpin negaranya. Indonesia sebagai negara kesatuan yang bersifat demokratis juga tidak akan lepas dari proses pemilu. Dikarenakan proses pemilu melibatkan seluruh warga yang ada di negara tersebut, Indonesia yang rakyatnya tersebar luas memiliki kesulitan untuk melaksanakannya tanpa ada prosedur yang baik. Maka dalam rangka untuk menyelesaikan permasalahan ini, dibentuklah organisasi pengawas pemilu yang dikenal dengan nama Bawaslu yang bertugas untuk memastikan prosedur pelaksanaan pemilu sedang berjalan dengan baik dan lancar di daerahnya masing-masing. Salah satu cara untuk memastikannya adalah untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih atau proses coklit yang dilakukan oleh anggota pantarlih untuk memastikan bahwa pemilih yang terdaftar layak untuk melaksanakan pemilu. Maka dari itu Bawaslu bekerja sama dengan UIB, menerjunkan mahasiswa ke daerah-daerah yang ada di kota batam untuk melakukan pencocokan Kembali data pemilih pada daerah TPS yang telah ditentukan. Hasil dari proses coklit yang dilakukan oleh mahasiswa adalah pemastian kembali pemilih yang layak melakukan pemilu serta pemastian kembali bahwa semua rumah yang ada di daerah TPS sudah di kunjungi oleh anggota pantarlih dan diberikan sticker coklitnya. Demikian proses pemilu pada bulan Februari tahun 2024 dapat berlangusng dengan lancar
The Role of CEO Characteristics and Ownership Structure in Carbon Emission Disclosure: Evidence from Indonesian Listed Firms Jaenette Annamelliadyla; Budi Chandra; Robby Krisyadi; Supriyanto Supriyanto; Surny Surny
SAR (Soedirman Accounting Review) : Journal of Accounting and Business Vol 10 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Univesitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.sar.2025.10.2.18816

Abstract

This study examines the effect of CEO characteristics foreign educational CEO and foreign ownership along with CEO Founder and CEO Age on carbon emission disclosure (CED) among firms listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2023. Grounded in Upper Echelons Theory (UET), the study argues that observable attributes of top executives shape their cognitive perspectives and strategic preferences, thereby influencing environmental disclosure decisions. Using panel regression analysis on 1,623 firm-year observations from annual reports, sustainability reports, and ESGI data, the findings show that foreign educational CEO and CEO age have a positive and significant effect on carbon emission disclosure. In contrast, foreign ownership and CEO founder status do not exhibit significant effects in the main OLS models, while CEO founder shows a negative association in the GLS robustness test. These results suggest that individual CEO attributes play a more decisive role in shaping carbon disclosure practices than ownership structure. This study provides important implications for corporate governance, investors, and policymakers by highlighting the importance of executive characteristics in enhancing environmental transparency in emerging markets.