Pratikso Pratikso
Program Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Terminal Angkutan Barang Di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Tri Yulianto; Pratikso Pratikso; Rachmat Mudiyono
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.453

Abstract

Dengan adanya rencana pembangunan terminal angkutan barang di Kabupaten Pati diperkirakan akan mempengaruhi kinerja lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung besaran dampak yang ditimbulkan akibat adanya pembangunan terminal angkutan barang dan memberikan rekomendasi mitigasi atau penanganan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang tepat untuk meminimalisir dampak. Rencana pembangunan terminal angkutan barang berlokasi diruas Jalan Lingkar Pati (No. Ruas 024.16.K) Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah. Metode analisis data dengan perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) dan untuk pemodelan lalu lintas menggunakan aplikasi PTV Vissim. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa dengan adanya pembangunan terminal angkutan barang di perkirakan menimbulkan bangkitan dan tarikan perjalanan baru pada masa konstruksi sebesar 19,1 smp/jam, dan masa operasional terminal angkutan barang untuk tarikan perjalanan sebesar 79,7 smp/jam, sedangkan untuk bangkitan perjalanan sebesar 11,3 smp/jam. Akibatnya menimbulkan dampak lalu lintas bagi pengguna jalan di sekitar lokasi pembangunan. Oleh karena itu perlu dilakukan langkah-langkah mitigasi penanganan untuk meminimalisir dampak lalu lintas yang timbul. Penanganan dampak lalu lintas meliputi pada masa kontruksi berupa pengaturan jam operasional kendaraan material, pemasangan fasilitas perlengkapan jalan masa kontruksi, pengangkutan material sesuai dengan prosedur. Sedangkan untuk masa operasional meliputi pengaturan sirkulasi, penyesuaian akses keluar-masuk, penyediaan fasilitas keselamatan dan keamanan, penyediaan fasilitas pejalan kaki, penyediaan fasilitas angkutan umum, penyediaan fasilitas parkir, penyediaan fasilitas perlengkapan jalan di sekitar lokasi pembangunan, optimaslisasi waktu siklus serta pelebaran ruas jalan.
Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Terminal Angkutan Barang Di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Tri Yulianto; Pratikso Pratikso; Rachmat Mudiyono
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.453

Abstract

Dengan adanya rencana pembangunan terminal angkutan barang di Kabupaten Pati diperkirakan akan mempengaruhi kinerja lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung besaran dampak yang ditimbulkan akibat adanya pembangunan terminal angkutan barang dan memberikan rekomendasi mitigasi atau penanganan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang tepat untuk meminimalisir dampak. Rencana pembangunan terminal angkutan barang berlokasi diruas Jalan Lingkar Pati (No. Ruas 024.16.K) Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah. Metode analisis data dengan perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) dan untuk pemodelan lalu lintas menggunakan aplikasi PTV Vissim. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa dengan adanya pembangunan terminal angkutan barang di perkirakan menimbulkan bangkitan dan tarikan perjalanan baru pada masa konstruksi sebesar 19,1 smp/jam, dan masa operasional terminal angkutan barang untuk tarikan perjalanan sebesar 79,7 smp/jam, sedangkan untuk bangkitan perjalanan sebesar 11,3 smp/jam. Akibatnya menimbulkan dampak lalu lintas bagi pengguna jalan di sekitar lokasi pembangunan. Oleh karena itu perlu dilakukan langkah-langkah mitigasi penanganan untuk meminimalisir dampak lalu lintas yang timbul. Penanganan dampak lalu lintas meliputi pada masa kontruksi berupa pengaturan jam operasional kendaraan material, pemasangan fasilitas perlengkapan jalan masa kontruksi, pengangkutan material sesuai dengan prosedur. Sedangkan untuk masa operasional meliputi pengaturan sirkulasi, penyesuaian akses keluar-masuk, penyediaan fasilitas keselamatan dan keamanan, penyediaan fasilitas pejalan kaki, penyediaan fasilitas angkutan umum, penyediaan fasilitas parkir, penyediaan fasilitas perlengkapan jalan di sekitar lokasi pembangunan, optimaslisasi waktu siklus serta pelebaran ruas jalan.