Erin Rismaya
Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Penghimpunan Dana Zakat, Infaq Dan Shodaqoh Novita Novita; Ahmad Munajim; Toto Sukarnoto; Erin Rismaya; Mawar Jannati Al Fasir
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol 4 No 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penghimpunan dana zakat, infaq dan shodaqoh di Laznas PPPA Daarul Qur’an Bandung. Metode yang dalam penelitian ini adalah menggunakan Metode penelitian kualitatif, dengan desain penelitian deskriptif, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik interview atau wawancara dan observasi. Dari hasil penelitian diketauhi bahwa ada strategi yang diterapkan oleh Laznas PPPA Daarul Qur’an Bandung yaitu Menentukan tujuan besarnya nilai penghimpunan dana yang akan dicapai, Membuat rencana kegiatan dan program yang sedang berjalan, Membuat rencana anggaran kegiatan, Membuat kalender kegiatan kerja, Mengidentifikasi sumber-sumber pendanaan, sumber sumber pendanaan bisa berupa, Personal (Retail), UPZ, Zakat Perusahaan/CSR, dan Event Melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin, terhadap apa yang telah dikerjakan dan besarnya. Untuk memperoleh dana zakat, infaq dan shodaqoh Laznas PPPA Daarul Qur’an, memiliki 2 strategi yaitu: 1) Secara Langsung (Offline) dengan melakukan, Tellefundraising, Kerjasama program, Fundraising EventMelakukan kejasama dengan lembaga dakwah, Membuka gerai layanan donasi, Membagikan brosur yang berisikan prograng-program yang dimilki oleh Laznas PPPA Daarul Qur’an). 2) Secara Tidak Langsung (Online) yaitu dengan Membuat website yang berisikan kegiatan, amal, penyaluran donasi, dan donasi online Memanfaatkan platform media sosial.
Persistence of Labor Market Disparities in Indonesia: An Analysis of Regional Productivity and Wage Gaps, 2018–2023: Persistensi Disparitas Pasar Tenaga Kerja di Indonesia: Analisis Kesenjangan Produktivitas dan Upah Regional 2018–2023 Erin Rismaya; Ayus Ahmad Yusuf
jsd: Journal of Society and Development Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : CV. Media Publikasi Profesional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/jsd.v6i1.339

Abstract

Amid Indonesia's ambition to escape the middle-income trap, the anomaly between productivity growth and wage welfare at the regional level has become a critical structural barrier requiring profound attention. This disparity is not merely a statistical issue but a socio-economic reality that determines the future stability and resilience of the national economy. This study aims to analyze the persistence of labor market disparities in Indonesia, focusing on the dynamics of regional productivity and wages during the 2018–2023 period. Adopting a quantitative descriptive-comparative approach using secondary data from the Central Bureau of Statistics across 34 provinces, this research examines the elasticity of wages relative to productivity in leading sectors. The results indicate persistent inequalities between Java and non-Java regions, where regional wage growth often lags behind productivity surges, particularly during the post-pandemic economic recovery phase. This phenomenon suggests that the wage-productivity transmission mechanism is still hindered by wage policies that are not yet fully adaptive to local performance realities and agglomeration advantages. Theoretically, this research contributes to the labor economics literature by modeling the wage-productivity interaction within the economic transformation of a developing nation. Practically, this study formulates strategic recommendations for policymakers to design performance-based regional wage systems to narrow inter-regional economic gaps and create a more inclusive labor market across Indonesia.