Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan sebuah analisis aspek suprasegmental pada mahasiswa khususnya intonasi ketika mereka sedang menyampaikan pidato pada Internasional conference (ISC). Data penelitian dikumpulkan dengan mengamati rekaman video pidato para mahasiswa dan wawancara yang dilakukan kepada seluruh peserta dari jurusan bahasa Inggris, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif. Peserta pada penelitian ini berjumlah delapan peserta/mahasiswa yang telah dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data tersebut dianalisis setelah menemukan dan mengklasifikasi informasi khusus yang telah diungkap dari rekaman video dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan fakta bahwa intonasi naik dan turun merupakan yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa dalam menyampaikan pidato mereka. Namun , beberapa intonasi yang dibuat oleh mahasiswa dianggap melanggar aturan intonasi bahasa Inggris. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa berdasarkan perbedaan-perbedaan antara sistem bunyi bahasa Inggris dan Indonesia, terkait tingkat suprasegmental, khususnya intonasi itu dipengaruhi oleh aspek bahasa pertama dan pedagogis mahasiswa. Sebagai tambahan, mahasiswa membuat intonasi paling baik ketika mengucapkan konsonan akhir yang mana mereka, dipengaruhi bahasa Indonesia, tidak bersuara meskipun konsonan-konsonan akhir tersebut disuarakan dalam bahasa Inggris.